Rabiya yang Dicaci, Rabiya yang Dipuji

Rabiya Mateo, Miss Universe Philippines 2020. - Rappler

Sosok Rabiya Mateo kini menjadi pusat perhatian warga Filipina.

Pasalnya, selepas memenangkan ajang Miss Universe Philippines (MUP) 2020 kemarin, kini wanita tersebut digadang-gadang akan membawa mahkota kelima Miss Universe untuk Filipina. Rabiya yang mewakili wilayah Ilo Ilo pun mulai menjadi buah bibir dan naik daun. Beberapa hari yang lalu, ia berterima kasih lantaran follower Instagramya sudah mencapai 600 ribu. Rabiya pun menjadi kontestan Miss Universe 2020 yang memiliki follower IG terbanyak di Asia.

Kontroversi Pemilihan Miss Universe Philippines 2020

Meskipun ia mulai menapaki kesuksesan, bukan berarti tanpa halangan. Di dalam negeri, halangan hadir dari kompetitornya yang berkompetisi di ajang MUP 2020. Ia adalah Sandra Lemonon, peserta asal Taguig yang menyatakan kemenangan Rabiya diwarnai oleh kecurangan karena Rabiya membawa timnya ke dalam acara MUP. Kemenangan wanita yang merupakan fisoterapis tersebut juga sudah di-setting terutama oleh sang national director, Shamcey Supsup yang juga Miss Universe Philippines tahun 2011.

Selain Sandra, ada salah seorang peserta lain juga dikabarkan tidak terima dengan kemenangan Rabiya. Ia adalah sang runner-up 2, Michele Gumabao yang tidak hadir pada acara pengumuman resmi pemahkotaan Rabiya. Gumabao yang pernah mewakili Filipina di ajang Miss Globe 2018 pun meninggalkan acara meski pada akhirnya ia dan Rabiya bersama dalam sebuah acara amal.

Jawaban Rabiya yang Kontroversial

Halangan yang dialami Rabiya bisa jadi disebabkan oleh beberapa hal. Pertama, ia tidak masuk sebagai hotpicks atau peserta yang diunggulkan dalam ajang MUP 2020 ini. Rabiya pun baru pertama kali mengikuti kontes kecantikan pada MUP 2020 ini. Tentu, ini berbeda jauh dengan beberapa kontestan lain yang sudah pernah mengikuti ajang kontes nasional seperti Binibining Pilipinas. Alhasil, banyak yang masih meragukan kemampuan Rabiya untuk membawa nama baik Filipina di ajang Miss Universe.

Baca juga : Tradisi dan Obsesi Orang Filipina pada Kontes Kecantikan

Faktor lainnya adalah jawaban Rabiya yang cukup kontroversi saat malam final. Jawaban ini diduga telah disetting sehingga Rabiya bisa menjawab dengan lancar. Ia ditanya mengenai siapa nama pahlawan nasional yang pantas diabadikan dalam uang kertas Peso keluaran terbaru. Dengan mantap, Rabiya pun menjawab bahwa senator Miriam Defensor Santiago adalah sosok yang tepat untuk menjadi pahlawan Filipina dalam uang kertas. Rabiya pun mengatakan bahwa Miriam adalah presiden Filipina terbaik yang tidak pernah dimiliki oleh Rakyat Filipina.

Sebagai informasi, Miriam adalah calon presiden Filipina yang kalah pada pemilihan presiden tahun 2016. Kala itu, ia kalah dari Presiden Duterte yang kini masih menjabat. Beberapa pendukung Miriam pun berseberangan dengan pendukung Duterte. Sosok Miriam pun meninggal tak lama setelah kekalahannya dalam pemilu presiden.

Atas jawaban Rabiya inilah, banyak penggemar kontes kecantikan – terutama pendukung Presiden Duterte – tidak begitu menyukainya. Berbagai komentar miring pun tertuju pada Rabiya. Meskipun demikian, dalam sebuah wawancara, Rabiya tak menyesal menjawab pertanyaan tersebut karena sosok Miriam juga berasal dari Ilo Ilo sama seperti dirinya (orang Ilonga) dan menjadi spirit bagi wanita Filipina untuk maju di masa sekarang. Namun, Rabiya malah mendapatkan dukungan dari keluarga mendiang Miriam terutama dari sang suami Miriam, Narciso Santiago.

Dari negara yang “bersebrangan” dengan Filipina – dalam hal ini Indonesia – kemenangan Rabiya juga tak lepas dari olok-olok. Entah ini sebagai pembalasan atas olok-olok serupa yang ditujukan kepada Ayu Maulida, tetapi bagi saya saling lempar olok-olok ini tidaklah baik. Banyak oknum PL di Indonesia yang memelesetkan nama Rabiya sebagai Rabiyes. Beberapa hari yang lalu, banyak portal pageant Indonesia yang cukup heboh menayangkan wawancara Rabiya. 

Dalam wawancara itu, Rabiya ditanya apa yang akan ia lakukan jika mahkota yang didapatnya dalam kontes internasional - dalam hal ini Miss Universe - direbut oleh kontestan lain. Dengan tegas ia menyatakan bahwa ia akan memberikan mahkota tersebut tetapi ia tetap merasa memenangkan mahkota itu jika memang memenangkannya. Rabiya juga mengatakan agar tidak macam-macam dengan orang Filipina.  

Sebelumnya, kontroversi juga menghampirinya kala ia mengikuti akun IG yang kerap memuat unggahan rasis mengenai Indonesia. Akun tersebut kerap mengolok-olok Puteri Indonesia 2020 Ayu Maulida. Atas alasan inilah, Rabiya semakin tidak disukai oleh para PL Indonesia. Dan pastinya, perang antara PL Indonesia dan Filipina kembali memanas. Untunglah, pihak yang membuat wawancara kontroversial dengan Rabiya segera meminta maaf dan tak bermaksud menggiring opini Rabiya seperti itu. 

Baca juga: Parodivas, Jembatan Persahabatan "Pageant Lover" Indonesia dan Filipina

Dukungan dari Mantan Miss Universe Philippines

Terlepas dari berbagai kontroversi tersebut, nyatanya Rabiya didukung oleh banyak kalangan. Mulai dari sang national director sendiri hingga beberapa mantan Missn Universe Filipina. Salah satu mantan Miss Universe Filipina yang cukup vokal membela Rabiya adalah MJ Lastimosa. Peraih Top 10 Miss Universe 2014 ini bahkan meladeni apa yang disampaikan oleh Sandra Lemonon dengan mengatakan bahwa sang ratu sejati adalah mereka yang bsia menerima kekalahan dan kemenangan. Mahkota tidaklah menentukan kita tetapi perilaku kitalah yang akan menentukan apakah kita layak menerima mahkota atau tidak.

Rabiya juga didukung oleh dua mantan Miss Universe asal Filipina, Pia Wurtzbach dan Catriona Gray. Pia pun menyatakan tak tahu menahu seputar “permainan” di dalam ajang MUP 2020. Ia pun memanggil Rabiya sebagai “bunso” atau saudara bungsu dari sisterhood Miss Universe Philippines.

Sementara itu, Catriona memberi semangat kepada Rabiya bahwa akan ada penilaian positif dan negatif dari orang-orang ketika menjabat sebagai Miss Universe Philippines. Catriona mengharapkan agar Rabiya bisa mengubah rasa benci dan kritik yang datang kepadanya menjadi hal dan pesan positif yang bisa disampaikan kepada orang sekitar. 

Sosok Keluarga Rabiya yang Amat Sederhana

Di luar dari kontroversi kemenangan Rabiya, sosok pemegang gelar MUP 2020 ini sebenarnya sosok yang amat sederhana. Ia berasal dari kalangan menengah ke bawah yang telah ditinggal ayahnya sejak kecil. Ayahnya sendiri adalah seorang muslim warga negara AS keturunan India yang meninggalkan keluarga itu sejak Rabiya berusia 5 tahun. Ia dan adik laki-lakinya akhirnya tinggal di rumah sederhana beserta ibu dan neneknya. 

Rumah itu amat sederhana dan ibu Rabiya harus bekerja keras hingga Rabiya berhasil menyelesaikan studinya sebagai fisioterapis. Bahkan, sebelum mengikuti ajang MUP 2020, Rabiya telah bekerja sebagai seorang dosen. Sebuah hal yang cukup luar biasa bagi Filipina bisa mengirimkan wakil seorang dosen ke ajang Miss Universe.

Maka, kemenangan Rabiya pun disambut dengan isak tangis oleh keluarganya yang sama sekali tak menyangka bahwa Rabiya bisa meraih juara pertama. Dalam sebuah wawancara dengan Jessica Soho, kemenangan ini juga akan digunakan Rabiya untuk mencari keberadaan ayahnya yang sudah 20 tahunan meninggalkan keluarganya. 

Rabiya dan ayahnya. - GMA Network

Rabiya masih yakin jika ayahnya masih hidup dan tinggal di AS, tepatnya di Chicago. Jika Miss Universe benar-benar dillaksanakan di AS, maka momen ini menjadi momen emas bagi Rabiya untuk menunjukkan keberadaanya pada ayahnya bahwa kini ia berdiri tegak mewakili Filipina di ajang besar itu.

Entah, bagaimana prestasi Rabiya di ajang Miss Universe 2020 nanti. Apakah akan lebih baik dari pendahulunya Gazini yang hanya berhasil masuk 20 besar? Atau bahkan Rabiya harus tersisih alias unplaced di ajang tersebut. Kita tunggu saja hasilnya.

9 comments:

  1. Detail juga ya Mas pembahasannya.
    Saya malah baru tau nih tentang wakil-wakil miss universe. Jangankan yang beda negara, dari negeri sendiri aja saya belum tau.

    Tapi latar belakang Rabiya ini juga menarik sih menurutku.

    ReplyDelete
  2. Filipina biasanya ceweknya cakep2 mantep

    ReplyDelete
  3. Rabiya keturunan India dan Pinay ya berarti mas? Seorang ratu kecantikan akan selalu jadi bahan pro kontra di Pinoy yak....

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas dia mixed

      bener mas cuma pas rabiya ini paling heboh sepertinya

      Delete
  4. Tahun 2020 kan bentar lagi selesai mas Ikrom, terus kontes Miss universe mau diadakan tanggal berapa ya?

    Banyak juga ya kontroversi nya, dari masalah pahlawan di mata uang peso terbaru sampai olok olokan dengan putri Indonesia Ayu Maulida. Soal pahlawan mata uang peso sih no komen sajalah karena itu urusan disana, tapi kalo sampai mengolok-olok orang Indonesia, itu kebangetan menurutku biarpun katanya itu kelalaian pembawa acara.

    ReplyDelete
    Replies
    1. masih belum ada berita mas
      denger denger si bulan februari atau maret

      sebenernya sama aja mas, PL kita juga kalau bully wakil PH atau negera tsb ya sampe jelek banget hehe
      harusnya si mending fokus dukung wakil sendiri ya

      Delete
    2. Oh sama saja ya mas, kirain aku ngga, maklum jarang mengikuti berita tentang miss miss gitu.😂

      Delete

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.