Menjadi yang Terbaik di Kompasiana

Ilustrasi. - https://www.myactivesg.com
Beberapa hari terakhir ini saya menjadi pusat perhatian beberapa blogger terutama yang menulis di Kompasiana. Apa pasal? 

Nama saya masuk dalam nomine (bukan nominator) salah satu penghargaan tertinggi di Kompasiana. Kompasiana Award. Dalam kategori Best in Citizen Journalism. Bangga? Sebagai manusia biasa, siapa sih yang tidak bangga.

Terlebih, setahun ini, saya malah jarang berkutat dalam hiruk pikuk dunia blogger –seperti ikut lomba blog ataupun gathering blog. Saya malah asyik di dalam dunia saya sendiri membangun bisnis bimbel yang cukup menyita waktu ini serta mengerjakan proyek buku solo dan keroyokan. Praktis, saat mengetahui nama saya masuk di dalam daftar nomine itu, saya masih belum terlalu yakin.

Apa tidak ada nama lain yang lebih pantas untuk masuk di sana?
Saya merenung sejenak. Walau senang tentu saja, tetapi ada satu ketakutan yang timbul di dalam hati saya. Masuknya saya dalam nomine tersebut berarti pula menjadi beban tersendiri bagi saya. Beban untuk menulis konten yang berkualitas dan konsisten dalam ngeblog.

Sebuah pesan tersirat bisa saya ambil. Banyak harapan, ekspektasi, dan beberapa penilaian lain terutama dari banyak orang yang sudah memilih saya. Maka, saya membuat sedikit kesimpulan bahwa ada banyak yang menaruh harapan besar pada tulisan-tulisan saya. Di titik ini, saya mulai menyadari ada hal yang kurang berkenan di hati saya. Mengapa?


Saya sangat kaget nama saya masuk daftar ini
Sering saya tekankan, saya menulis blog ya karena senang. Ada sesuatu yang harus atau ingin saya tulis. Itu saja. Masalah menang lomba blog atau dapat penghargaan lain itu jadi nomor sekian. Saya lebih menikmati kegiatan ngeblog yang nothing to loose. Walau pernah memiliki target ngeblog pada beberapa waktu sebelumnya, dengan kesibukan saya yang semakin menggila, rasanya semua itu menjadi mustahil.

Untuk itulah, pada kesempatan kali ini saya ingin berterima kasih kepada semua yang sudah mendukung saya terutama yang telah mengajukan nama saya menjadi salah satu nomine. Mohon maaf jika pada perjalanan saya nanti, saya tidak menghasilkan sesuatu yang ada di dalam ekspektasi mereka karena saya juga manusia biasa yang tak luput dari kesalahan.

Dengan atau tidak adanya penghargaan tersebut, saya hanya bisa berharap memiliki sedikit waktu untuk tetap bisa menulis dan menyapa rekan-rekan blogger lain. Ada beberapa tulisan tentang sejarah dan jalan-jalan yang belum sempat saya publikasikan. Semoga dengan momen ini menjadi pemicu bagi saya lagi untuk bisa merampungkan berbagai tulisan yang belum rampung tersebut.

Itu saja yang bisa saya tulis pada postingan kali ini. Sekali lagi terima kasih atas waktu luangnya sudah berkenan berkunjung ke lapak saya.

Salam.

6 comments:

  1. Selamat atas penghargaannya
    Kalau saya lebih cuek lagi, sama sekali belum pernah ikut lomba blog
    Maupun nulis di kompasiana, belum percaya diri. Saya menulis hanya sekedar buat hiburan.
    Oh iya, itu di fatured post ada tanga gambar seru, pertanda ada gambar/kode yang telah eror.

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama sih mas juga sebagai hiburan
      iya mas lagi error mau ganti template belum sempet huhu

      Delete
  2. Keren. Oh ini diajuin sama kompasianer lain to mas? Tak kira malah ditunjuk langsung sama pihak internal kompasiana. Ngomong-ngomong, aku durung ngevote. Wkwk. Misal meh ngevote, harus punya akun kompasiana juga kah?

    ReplyDelete
    Replies
    1. wakaka vote lah pakai akun K dulu tapi

      iy ini gatau kan aku gabegitu memperhatikan mas eh ujug2 ada yang WA klo aku masuk nominasi. ternyata ada masa mengajukan calon. sapa juga ya yang milih aku huhu

      Delete
  3. Wah mas nya masuk noiminasi di Kompasiana. Berati tanggal 23 besok dateng ya ke Kompasianival. Saya juga nulis di Kompasiana tapi baru beberapa kali.

    ReplyDelete
  4. Waduhhh, selamat ya om Ikrom. Semoga menang om. Jadi rasanya jerih payah terbayarkan.

    ReplyDelete

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.