Harta, Tahta, Frederika

Last walk emosional dari Frederika Alexis Cull. - Kompas.com
Kalimat itu muncul saat saya melihat komentar YT pada video final walk (panggung terkahir) bagi Puteri Indonesia 2019, Frederika Alexis Cull.

Cukup berlebihan memang ketika kata “wanita” yang tersemat dalam adagium itu digantikan dengan Fred, sapaan akrab Frederika. Namun, melihat sepak terjang Frederika yang begitu mentereng selama tahun 2019 kemarin, rasanya sandangan itu layak. Ia adalah salah satu wanita yang begitu menginsipirasi. Tak hanya bagi para wanita Indonesia saja tetapi para pria termasuk saya.

Apa yang membuat Frederika begitu menginspirasi bagi banyak orang?

Selain berhasil masuk Top 10 ajang Miss Universe 2019, Frederika menorehkan sejarah bagi dunia pageant tanah air. Disadari atau tidak, kemunculan Frederika membuat negara ini yang awalnya belum melek pageant menjadi melek pageant. Saya termasuk diantaranya yang awalnya masa bodo dengan ajang kontes kecantikan menjadi menaruh perhatian lebih. Pemilihan Puteri Indonesia 2020 dengan memenangkan Ayuma – peserta asal Jawa Timur – menjadi ajang ini yang saya ikuti kembali sejak era Zivana Letisha Siregar.

Namun, bagi saya Frederika tidaklah sekadar cantik dan pintar di atas panggung. Ia juga tak melulu menjadi influencer yang banyak mengunggah foto di Instagram untuk endorse tertentu. Malah, saya lihat ia lebih jarang tampil di Instagram karena kesibukannya menjabat Puteri Indonesia harus berkeliling ke satu daerah ke daerah lain. Mempromosikan berbagai kampanye positif dan tentunya advokasinya di bidang kependudukan.

Fred yang memiliki advokasi bernama Voice for The Voicelessm adalah alasan utama saya menjadikan ia sebagai sosok yang berpengaruh selama 2019 kemarin dan saat ini. Kegiatan yang ia lakukan terhadap sesama sebenarnya sederhana tetapi tidak terpikirkan oleh orang lain. Ia mendata anak-anak Indonesia yang tidak memiliki akta kelahiran untuk diperjuangkan bisa mendapatkannya. Menurut Fred, akta kelahiran adalah dokumen penting yang harus dimiliki oleh seorang anak untuk masa depannya nanti. Dengan memiliki akta kelahiran, maka hak anak akan terpenuhi dengan baik. Salah satunya adalah hak pendidikan.

Sungguh, kegiatan sederhana ini tak terpikirkan oleh banyak orang. Termasuk saya sendiri yang akhirnya mengikuti perkembangan kegiatannya. Mulanya, saya berpikir kalau kegiatan ini akan menjadi ajang untuk menaikkan citranya selama mengikuti ajang Miss Universe. Ternyata tidak. Ia akan tetap meneruskan kegiatan ini meski tidak lagi menjabat sebagai Puteri Indonesia atau juga disebut Miss Universe Indonesia.

Dari sini, saya semakin yakin bahwa Frederika lebih dari sekadar harta dan tahta bagi Indonesia. Frederika adalah sumber inspirasi nyata mengenai makna nasionalisme terhadap negara ini. Ia yang merupakan wanita berdarah campuran Indonesia-Inggris lebih memilih untuk mendedikasikan hidupnya bagi bangsa Indonesia.

Di balik kekurangannya dalam berbicara bahasa Indonesia, saya masih senang dengan cara ia berbicara. Begitu tenang dan mampu menjawab pertanyaan yang diajukan oleh lawan bicaranya dengan cukup mantap. Ia juga tak segan memberikan pandangan lebih mengenai masalah yang sedang didiskusikan. Sesuatu yang luar biasa bagi wanita yang masih berusia 20 tahun.

Sejak adanya Frederika, saya kembali semangat meneriakkan kata Indonesia dalam ajang internasional. Sebelumnya, saat timnas Indonesia tidak memiliki prestasi yang membanggakan dan banyaknya kasus korupsi di negeri ini, rasa nasionalisme saya sempat luntur. Saya bahkan sudah bodo amat terhadap kondisi bangsa ini. Ah sudahlah, begitu bunyinya.

Namun, dengan hadirnya Frederika dan banyak orang di seluruh dunia yang memuji prestasinya, saya akhirnya bisa menemukan rasa nasionalisme itu kembali. Menggaungkan nama Indonesia ke dalam jiwa saya. Tak hanya itu, dengan melihat sepak terjang Frederika, saya pun semakin bertekad menghabiskan hidup saya untuk anak-anak Indonesia. Melalui bimbel yang saya kelola, saya ingin bertekad memberikan layanan pendidikan ekstra di luar sekolah dengan biaya yang minim. Hanya ini yang bisa saya lakukan. Yang terus bergelora sejak saya melihat Frederika.

Jadi, hanya ucapan terimakasih yang bisa saya ucapkan kepada Frederika. Semoga sukses pada jenjang karir berikutnya.

2 comments:

  1. Yeaaay Frederika Alexis Cull, tapi emang beneran Fred ini cantik banget sih mas and i love how she smile and speak to everyone, sincere bangeeet ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas duh sebagai sesama pageant lover jadi baper ya hahahahaha

      Delete

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.