Belajar Menulis Bahasa Inggris "Cas Cis Cus" dengan Mengikuti Writing Class for Blogger Bersama TBI

pengalaman mengikuti kelas TBI

Ah, saya sudah lama tidak menulis artikel berbahasa Inggris.

Terakhir kali saat menulis cerita tersesat dulu ya. Namun, bagi saya itu hanyalah tulisan receh dan jauh dari sempurna. Saya ingin sekali menulis artikel bahasa Inggris lagi tetapi dengan isi yang lebih mantap dan tentunya tata bahasa yang lebih benar. Kalau kata para peserta Miss Universe, saya ingin lebih cas cis cus dalam merangkai kata dalam bahasa Inggris di setiap artikel saya.

TBI sebagai Institusi Pengajaran Bahasa Inggris yang Berpengalaman

Tentu, saya butuh belajar lagi dan tak bisa belajar sendiri. Untunglah, saya mendapatkan kesempatan belajar bahasa Inggris kembali bersama The British Institute (TBI). Institusi yang berfokus pada pengajaran bahasa Inggris sejak 1984 ini berbaik hati membuka kelas bagi para blogger yang ingin mengasah kemampuan menulis bahasa Inggrisnya. Tiap bulan, TBI bersama Komunitas Indonesian Social Blogpreneur (ISB) memilih 10 orang blogger yang berkesempatan belajar bersama tentor TBI. Nah, kebetulan saya mendapatkan kesempatan emas tersebut di bulan Juli 2020 ini.


Kesempatan ini tak saya sia-siakan. Lantaran, saya sudah mengenai TBI sejak SD karena di Malang ada cabangnya. Dari iklan radio yang saya dengar kala itu, TBI adalah tempat kursus bahasa Inggris yang terdepan dan pertama di Indonesia dengan mutu dan kualitas yang tidak perlu dipertanyakan lagi. Para pengajar di TBI sudah memenuhi syarat dan kualifikasi yang sesuai dengan standar internasional. TBI pun menjadi pilihan utama bagi siapa saja yang ingin sukses di kehidupan sosial dan menghadapi persaingan global yang semakin meluas. Pastinya, menguasai kemampuan bahasa asing terutama bahasa Inggris adalah kunci.

Sebagai seorang blogger yang kini persaingannya ketat sekali, saya sadar kemampuan ini sangat perlu. Tidak hanya sebatas untuk menulis saja, kemampuan bahasa Ingggris sebenarnya juga akan menjadi nilai lebih yang bisa digunakan seumur hidup. Seperti, ketika saya jalan-jalan dan bertemu orang asing, maka saya bisa menggunakan bahasa Inggris agar saya bisa lancar berkomunikasi dengan mereka.

Lalu, apa saja yang saya dapat selama mengikuti kursus singkat ini?

Banyak sekali. Walau hanya berlangsung 3 hari melalui zoom meeting, tetapi materinya sangat padat dan bergizi. Semuanya sangat diperlukan oleh seorang blogger yang sering menulis aneka artikel, baik job review, paparan kritis, dan lain sebagainya.

Berani Memperkenalkan Diri Layaknya Miss Universe pada Hari Pertama

Pada hari pertama, saya mendapatkan materi perkenalan dalam bahasa Inggris yang tak biasa. Ini serasa deep interview Miss Universe. Kami diberi tugas untuk memperkenalkan diri kami secara detail. Tentu, saya sangat menyukai kegiatan ini karena saya bisa bercerita banyak mengenai diri saya.

Menurut kalian, mengapa menulis, terutama dalam bahasa Inggris sulit bagi banyak orang?

Sama halnya dengan kegiatan menulis bahasa Inggris sebelumnya, saya kerap kesulitan dalam menyusun kalimat dengan baik dan tentunya kosakata saya yang kurang. Tetapi, setelah pekerjaan saya ditinjau oleh tutor TBI, ternyata saya harus banyak belajar mengenai linking words alias kata yang menghubungkan satu ide dengan ide lainnya. Contohnya seperti as usual, for this reason, in addition, dan lain sebagainya. Wah benar-benar pelajaran yang berharga.

introduce contoh teks
Belajar memperkenalkan diri
\

Pada hari pertama ini, saya juga mendapat pelajaran mengenai simple sentences atau kalimat tunggal. Bagaimana saya menggunakan to be juga disinggung banyak. Namun, yang saya suka adalah kami diberi kesempatan menjawab mengenai apa yang kami kerjakan dalam bahasa Inggris. Walau terbata-bata, saya sangat senang melakukannya lantaran memang harus dipaksa agar bisa cas cis cus seperti kontestan beauty pageant.

Belajar Jenis Kalimat dan Teks pada Hari Kedua

Pembelajaran pada hari kedua, kami memasuki materi lanjutan yakni perbedaan antara simple sentences, compound sentences, dan complex sentences. Saat menulis artikel dalam bahasa Indonesia, saya lumayan paham mengenai masalah ini. Namun, saat artikel harus saya tulis dalam bahasa Inggris, maka lagi-lagi saya cukup kesulitan. Terutama, jika ada compound sentences dan complex sentences. Berkat pemaparan yang amat jelas dari tentor TBI, Alhamdulillah kini saya mengetahui karakteristik kalimat tersebut dan bisa mengaplikasikannya dalam kegiatan menulis saya.

Pada hari kedua, saya juga mendapatkan materi mengenai perbedaan narrative text dan descriptive text. Ini materi penting bagi seorang blogger, karena kita akan sering bercerita pengalaman dan paparan mengenai sebuah benda, terutama produk. Makanya, di akhir sesi ini, saya juga mendapatkan tugas menulis sebuah teks deskripsi mengenai sebuah batu.

contoh desctiptive text stone
Belajar membuat teks deskripsi

Belajar Mengulas Produk dan Beropini di Hari Ketiga

Nah yang ditunggu-tunggu adalah hari ketiga saat kami mendapat materi untuk bisa menulis ulasan sebuah produk. Saya mendapatkan banyak ilmu mengenai bagaimana membuat ulasan yang baik dan lengkap dalam bahasa Inggris dari TBI. Ternyata, ada banyak aspek yang perlu diperhatikan seperti kemampuan kita dalam menggunakan kata sifat (adjective) yang mampu menarik minat pembaca.

Jujur, saya lemah akan hal ini dalam kaitannya menulis menggunakan bahasa Inggris. Makanya, saya dapat banyak pencerahan dari TBI untuk bisa lebih atraktif lagi dalam menggunakan kata sifat yang pas dan menarik dalam sebuah produk yang saya ulas. Misalkan, saya sering menggunakan kata “cheap” dalam ulasan sebuah produk yang murah. Ternyata, saya lebih baik menggunakan kata “affordable” atau kata lain agar lebih pas dan bisa menarik pembaca.

Tak hanya itu, pada hari ketiga ini saya mendapatkan materi mengenai membuat opini yang baik. Materi ini adalah materi yang saya butuhkan karena saya sering menulis opini akan pelayanan umum. Dari TBI, ternyata ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membuat opini terutama mengenai struktur opini yang memuat comparison, hypothesis, criticsm, dan speculation. Materi-materi cukup berat ini nyatanya dipaparkan tentor TBI dengan asyik dan mudah dicerna.

Contoh opinion bahasa inggris
Tetep ya bahas pejen hihi

Lantaran pengalaman yang mengasyikkan ini, saya merekomendasikan bagi siapa saja yang ingin belajar  bahasa Inggris dengan asyik untuk bisa bergabung dengan TBI. Alasannya, TBI adalah satu satunya institusi pelatihan bahasa Inggris di Indonesia yang disertifikasi oleh the University of Cambridge English, untuk menjalankan kursus pelatihan CELTA (Certificates in Teaching English to Speakers of Other Languages), dan ini menjadikan TBI selalu mengikuti perkembangan terbaru dalam pelatihan guru dan menjadi yang terdepan dalam segala metodologi pengajarannya.

Kelas yang Disediakan oleh TBI

Oh ya, tahun ini TBI menginjak usia ke-36 lho. Sungguh waktu yang bukan sebentar dalam memberikan pelayanan yang luar biasa terhadap seluruh muridnya. Dalam rangka ulang tahunnya tersebut, TBI mengadakan beberapa kompetisi seperti lomba menulis, membuat vlog, kompetisi video dan lain lain. Agar murid murid menjadi semakin bersemangat dalam meningkatkan tingkat bahasa Inggris mereka dengan cara cara yang menyenangkan.  

Lalu, kelas apa saja yang disediakan di TBI. Ternyata banyak sekali. Setidaknya ada 11 kelas yang ada di TBI, antara lain:

  • Children
  • Pre-Teen
  • Teen-Global English
  • Exam Preparation for TOEFL or IELTS test
  • Workshop
  • In House Training
  • Private Class
  • Blended Learning
  • Online Learning
  • Teacher Training

Asyiknya Belajar di TBI Festlink Bandung

Wah banyak sekali ya. Saya ingin banget ikut teacher training. Lumayan bisa mengasah skill mengajar bahasa Inggris kepada siswa-siswi saya.

Oh ya, sekarang ada TBI Festink Bandung dengan sistem pembelajaran secara classroom, online, dan blended learning. Jadi, cukup fleksibel ya.

Tak hanya itu, TBI Feslink Bandung juga memiliki kelebihan yakni

  • Lokasi di Festival Citylink, menjadikan strategis di daerah Jalan Peta – Bandung
  • Parkiran luas dan akses ke Mall sehingga mudah untuk mencari tempat makan dan hiburan.
  • Metode dan materi pengajaran yang up-to-date
  • Terpercaya oleh banyak perusahaan perusahaan besar
  • Menerapkan sistem pengajaran yang praktis dan relevan
  • Jadwal kelas yang bervariasi dan dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan karena TBI memiliki kelas dari Senin sampai dengan Sabtu mulai pukul 10.00 – 19.00
  • Tenaga pengajar baik asing maupun lokal yang berpengalaman dan memiliki standard kualifikasi serta sertifikasi Internasional
  • Metode pembelajaran yang menyenangkan dan dinamis
  • Bisa belajar dimana saja karena TBI memiliki kelas yang dapat diakses secara online / digital learning.
  • Biaya kursus yang terjangkau

Jadi, lantaran saya sudah membuktikan dengan naiknya kemampuan bahasa Inggris saya terutama dalam hal tulisan, maka bergabung di TBI adalah salah satu rekomendasi saya. Untuk info lebih jelasnya, bisa melihat informasi di bawah ini, ya. Salam.



22 comments:

  1. Ouw ouw ouww ...,dare to speak in public like a miss universe πŸ™‚.
    Keren, kita diajarkan jadi berani enuh

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihi bisa aja mas
      benar paling enggak berani ngomong

      Delete
  2. Ouw ..ouww ..ouw dare to speak in public like a miss universe πŸ˜„
    Keren, kita diajarkan jadi berani pede ngendiko *egh, speaking cas vcis cus pakai bahasa Inggris.
    Sayangnya di kotaku kok ngga ada cabangnya.

    ReplyDelete
  3. Kereeenn banget!
    Senangnyaaa yang bisa kursus di TBI, ini mah impian banget sejak dulu, tapi mimpi doang, nggak daftar-daftar hahaha.
    Padahal, menurut bos saya dulu, paling bagus tuh di TBI karena bahasa Inggrisnya lebih bagus, kalau dalam Indonesia lebih PUEBI eaaaa :D

    ReplyDelete
  4. Kayaknya sih gak cuma cas cis cus y, berbobot banget itu kalau lihat materinya. Btw enak jug nih kalau bisa belajar di TBI. Bahasa Inggris saya pasif banget, cuma bisa dipake buat baca sama dengerin orang ngomong aja.

    ReplyDelete
  5. Dulu pas pelajaran bahasa inggris sukanya tidur dibelakang, sekarang kerasa betapa pentingnya bahasa inggris, terutama saat membaca dokumentasi bahasa inggris atau dituntut menulis dengan bahasa inggris. Apalagi di listening, juga buruk hahah, tapi yah kalau mau belajar pasti bisa aja kan diperbaiki.

    ReplyDelete
    Replies
    1. listening emang penting mas sekarang bisa pakai film atau dengerin berita bahasa inggris

      Delete
  6. Wah keren, Selamat ya!
    Saya dulu pernah kursus di TBI UNPAD Dipati Ukur :)
    TBI emng mantap!!

    ReplyDelete
  7. Wah... Mas ikrom jadi pinter bahasa inggrisπŸ˜ƒ, baru 3 hari udah jago. Jadi pengen. Saya paling nggak bisa kalau harus bikin tulisan pakai bahasa inggris gitu. Lebih suka translate aja.

    ReplyDelete
  8. Wouw selamat ya mas Ikrom terpilih kesempatan kursus belajar bahasa Inggris di The British Instirute.
    Asyik banget bisa ikut kursus di TBI. Pasti habis itu jadi pinter cas cis cus di depan piblik..

    ReplyDelete
  9. Bisa gak ya kalau otodidak minimal bisa read and write, saya membaca aja susah menulis ya gak jauh beda.

    ReplyDelete
  10. Saya menulis bahasa Inggris cuma saat lagi sedih atau marah doang. Itu pun beraninya di jurnal harian. Malu karena sudah pasti berantakan. Wahaha. Biasa menerapkannya dengan cuek sewaktu main gim online. Jadi, meskipun merasa pasif dan kemampuannya amburadul, ternyata lawan bicara saya paham dengan tulisan saya.

    Sementara ini sih saya hanya berupaya untuk bisa membaca teks berbahasa Inggris (baca cerpen maupun novel asing) dengan lebih lancar. Setelahnya baru lanjut ke tahap mendengarkan alias menyimak.

    Waktu menulis lirik dengan mendengarkan lagu luar aja sering keliru di beberapa bagian begitu dicek lirik aslinya. Ya, seenggaknya sudah berani melatih diri. Ada kemauan untuk belajar.

    ReplyDelete

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.