Tak Menikah Hingga Akhir Hayatnya, Bagi Noynoy Aquino Rakyat dan Negara Filipina adalah Istri Tercintanya

Mendiang Noynoy Aquino bersama Miss Universe 2015 Pia Wurtzbach di Istana Malacanang. Sejak kepemimpinannya, Filipina menjelma menjadi negara perkasa dalam kontes kecantikan dunia. - Wikipedia

Ribuan orang mengacungkan Laban sign, simbol gerakan people power 1986 saat peti jenazah yang membawa Benigno Aquino III (Noynoy/PNoy) -- mantan Presiden Filipina -- diarak untuk dimakamkan.

Mereka mengucapkan terima kasih pada pria yang baru saja meninggal beberapa hari lalu. Mereka juga meneriakkan namanya sambil mengenakan baju berwarna kuning dan membawa pita. Warna yang digunakan oleh mendiang Corazon Aquino -- ibu dari Noynoy -- saat menggulingkan kediktatoran mantan Presiden Ferdinand Marcos.

Dia memang bukan Presiden terbaik, tetapi dia sudah melakukan yang terbaik.

Itulah yang kerap didengungkan rekan saya asal Paranaque saat mendengar kematian Noynoy. Presiden yang tetap menjomlo hingga akhir hayatnya ini benar-benar benci pada korupsi dan meninggalkan Filipina jauh lebih baik dari saat awal pemerintahannya dulu.

Ya, Noynoy memang sangat benci pada korupsi. Ia tak sekadar benci, tetapi juga tak bisa memaafkannya. Itulah sebabnya dia mengatakan, jika tidak ada korupsi, maka tidak akan ada lagi kemiskinan. Saat pemerintahannya berlangsung, tekad untuk memerangi korupsi baginya sama dengan memerangi para pembunuh. Jika para pembunuh dihukum berat, maka koruptor pun juga.

Salah satu kasus yang terkenang akan usahanya dalam melawan korupsi adalah saat ia mengajukan pemakzulan pada mantan hakim agung Filipina Renato Rorona. Corona yang memiliki banyak dukungan akhirnya dinyatakan bersalah karena melanggar konstitusi dengan tidak transparan menyatakan aset yang sebenarnya pada Mei 2012.

Selain kasus Corona ini, Noynoy juga cukup berhasil mengikis rantai korupsi di negara kepulauan itu. Indeks persepsi korupsi negara itu naik dari peringkat 146 dunia saat awal ia menjabat menjadi 101 pada saat akhir jabatannya di tahun 2016.

Tidak saja berhasil dalam menurunkan kasus korupsi, Noynoy juga cukup berhasil dalam menggaet investor asing untuk menanamkan modal di Filipina. Negara itu juga bisa menurunkan persepsi risiko global pada 2013 yang artinya kepercayaan investor dunia lebih baik dalam melirik Filipina sebagai tempat menanamkan modal. Noynoy juga berhasil menurunkan suku bunga bank sentral menjadi 4% dari 12% pada dekade sebelumnya.

Melalui Pantawid Pamilyang Pilipino Program atau program P4s, Nonoy juga cukup berhasil dalam menekan angka kemiskinan di Filipina. Program ini memang bukan program dari dirinya dan sudah dimulai sejak Presiden Macapagal Arroyo. Namun, saat pemerintahannya, program ini berjalan baik dengan semakin tepat sasaran kepada warga yang benar-benar membutuhkan.

Di balik sosok pria yang hebat, ada wanita hebat yang mendampinginya

Adagium itu memang sering kita dengar. Kita sering melihat pemimpin pria dunia, bahkan Indonesia yang selalu didampingi oleh istri tercintanya. Namun, hingga tutup usia, Noynoy tidak menikah dan memilih untuk melajang. Sosok wanita hebat itu kemudian diisi oleh 4 saudara perempuannya yang bertugas menjadi ibu negara secara bergantian saat Noynoy menjabat sebagai presiden.

Mereka adalah Ballsy Aquino-Cruz, Pinky Aquino-Abellada, Viel Aquino-Dee, dan Kris Aquino. Keempatnya mendukung Noynoy saat ia mulai mencalonkan diri sebagai presiden hingga melakukan kunjungan. Berkat 4 ibu negara itu, Noynoy bisa menjalankan tugas kenegaraannya dengan baik.

Uniknya, keempat ibu negara itu sebenarnya tidak terlalu mendukung Noynoy menjadi seorang presiden. Bisa jadi, memori kelam saat orang tua mereka bergelut dengan ganasnya perpolitikan Filipina adalah salah satu alasannya. Mereka juga jarang sekali tampil di muka umum kecuali Kris Aquino yang merupakan seorang aktris terkenal di negara itu.

Noynoy bersama 4 wanita yang selalu mendukungnya. - pep.ph
 

Keempat wanita hebat itu pun menjadi tulang rusuk bagi Ninoy. Mereka tahu, satu-satunya saudara laki-lakinya itu sudah berkomitmen untuk menjadikan Filipina jauh lebih baik dan meneruskan perjuangan kedua orang tuanya.

Meskipun ada 4 wanita hebat yang membantu dan mendukungnya, tetap saja kamera yang menyorotnya tidak bisa membohongi bahwa Noynoy sering merasa kesepian.

Salah satunya ketika seorang mantan fotografer kepresidenan merilis gambar saat Noynoy terlihat termenung menerawang jendela di dalam pesawat kepresidenan. Saat salah satu dari empat saudara perempuannya tidak menemaninya saat itu.

Sang fotografer tersebut menyatakan bahwa memang begitulah kehidupan Noynoy yang sendiri dan sepi. Meski begitu, pada foto yang lain Noynoy begitu gembira ketika bertemu rakyatnya di suatu daerah.

Noynoy yang terlihat kesepian menatap jendela di dalam pesawat kepresidenan Filipina. - pep.ph

Sang fotografer pun kembali menyatakan bahwa sebenarnya Noynoy memiliki istri yang sangat ia cintai. Istrinya tak lain adalah negara dan rakyat Filipina itu sendiri.

Kehidupan pribadi Noynoy memang cukup tetutup. Ia mengaku menjalani cinta pertamanya saat berusia 18 tahun. Beberapa wanita pun dikabarkan dekat dengan Noynoy yang sangat suka melihat video lucu di You Tube akhir-akhir ini.

Salah satunya adalah pembawa acara berita Korina Sanchez. Keduanya sempat berkencan pada dekade 80an sebelum akhirnya memutuskan berpisah. Ada juga Shalani Soledad yang juga seorang pembawa berita cukup dekat dengan Noynoy pada sekitar 2005.

Ada pula penata mode kenamaan Lizz Uy yang dekat dengan Noynoy sejak kegiatan kampanyenya pada 2010. Melalui sang adik Kris Aquino, kedekatan Lizz dan Noynoy terjalin. Meski, kedekatan itu tidak terlalu intim dan berakhir selang beberapa waktu kemudian.

Wanita terakhir yang singgah di hati Noynoy adalah Grace Lee. Ia juga merupakan pembawa acara berita asal Korea Selatan yang bekerja di Manila. Keduanya bertemu pada sebuah kunjungan di Cebu sekitar 2011.

Noynoy dan Grace kemudian semakin dekat dan berkencan pada awal 2012 meski akhirnya hubungan itu berakhir. Kedekatan Noynoy dengan Grace ini membuat banyak pihak berspekulasi bahwa Noynoy memang senang dengan para presenter berita yang terkenal cerdas dan berkharisma.

Noynoy memang telah tiada. Ia juga masih meninggalkan berbagai kekurangan terutama beberapa kasus skandal di pemerintahannya.

Bahkan Presiden Filipina saat ini, Rodrigo Duterte sempat menyebut Noynoy dengan istilah "gogo" atau idiot karena menganggap Noynoy gagal dalam memberantas peredaran narkoba. Isu yang kini menjadi titik tumpu pemerintahannya. Noynoy juga dianggal gagal saat ribuan warga Filipina meninggal akibat terpaan baday Haiyan (Topan Yolanda) menerjang negeri itu.

Tentu, setiap sosok pemimpin pasti ada kelebihan dan kekurangannya. Bagaimanapun, Noynoy bukanlah seorang superman. Ia adalah manusia biasa yang mencoba hal terbaik bagi negaranya.

Saudara perempuannya pun mengatakan bahwa misinya telah selesai untuk menjadikan Filipina lebih baik dari belenggu korupsi. Misi yang juga diemban Ninoy dan Cory Aquino, orang tua mereka dalam melawan kediktatoran Ferdinand Marcos.

Sumber:

Rappler

CNN

Rappler

Preview.ph

Rappler

6 comments:

  1. Jomblo seumur hidup wkwkwkšŸ˜šŸ‘

    ReplyDelete
  2. Setuju mas Ikrom, tiap presiden ada kelebihan dan kekurangan masing-masing, seperti presiden Noynoy ini, ia berhasil memberantas korupsi di negaranya sehingga bisa meningkatkan kepercayaan investor.

    Kalo presiden Duterte mungkin keberhasilan nya memberantas narkoba ya di negara Philipina, kalo di Indonesia, presiden Jokowi bisa meningkatkan korona eh menangani korona.šŸ˜„šŸ˜„šŸ˜„

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener mas namanya manusia ya
      klo duterte emang ngeri berntas narkobany

      Delete
  3. setuju kayak mas Agus, tiap orang ada kelebihan dan kekurangannya, kalau sempurna namanya Tuhan
    Secara keseluruhan,kepemimpinan Noynoy bagus, korupsi berhasil dilibas, nggak pengen negaranya ancur gara gara korupsi, keren ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. pasti ad plus minusnya ya mbal

      yg penting korupsi dilibas habis

      Delete

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.