Hangout di Sunrise Mall, Satu-Satunya Mall Besar dan Makan di Mc Donald’s Baru di Mojokerto (Edisi Jalan-Jalan Lebaran di Mojokerto Bagian 9)

Sunrise Mall Mojokerto
Sunrise Mall Mojokerto
 

Memiliki luas hanya sekitar 16 kilometer persegi, membuat Kota Mojokerto dinobatkan sebagai kota terkecil kedua di Indonesia dalam hal luas wilayah.

Posisinya hanya kalah dengan Kota Sibolga Provinsi Sumatra Utara yang luasnya cukup mini, sekitar 10 kilometer persegi. Dengan luas sekecil itu, banyak orang berpikir bahwa berjalan-jalan di Kota Mojokerto adalah sebuah hal yang kurang menarik. Apa yang bisa dilihat dan dinikmati di kota dengan luas sekecil itu?

Saya dulu pernah punya pemikiran sama. Ketika baru menghadiri acara nikahan rekan kuliah di Jombang, saya melewati alun-alun Kota Mojokerto. Sebentar melewati sebuah pasar dan akhirnya sudah keluar lagi dari Kota Mojokerto. Lah, saya saat itu malah menghitung jumlah lampu lalu lintas di kota ini yang tak sampai 4 biji.

Perkembangan Pesat Kota Mojokerto

Namun, istilah tak kenal maka tak sayang masih saya pegang. Kalau hanya lewat saja, tentu saya tak bisa mendapatkan gambaran secara lebih banyak mengenai kota ini. Saya hanya melihat sekilas kota ini tanpa tahu bahwa sebenarnya kota ini telah mengalami banyak sekali perkembangan.

Salah satu perkembangan Kota Mojokerto yang baru saya tahu adalah telah terjadi proses pemekaran wilayah kecamatan. Dari yang mulanya hanya 2 buah menjadi 3 buah. Saya pernah membaca di sebuah media bahwa sebuah wilayah bisa dikatakan sebagai sebuah kota otonom jika kota tersebut memiliki setidaknya minimal 3 buah kecamatan. Makanya, beberapa waktu lalu Kota Mojokerto menambah jumlah kecamatannya tetapi tidak menambah luas wilayahnya. Kecamatan baru yang didirikan di Kota Mojokerto adalah Kecamatan Kranggan. Dua kecamatan yang sudah eksis adalah Kecamatan Magersari dan Kecamatan Prajurit Kulon.


Selain menambah satu buah kecamatan, ternyata saya baru tahu bahwa ada perkembangan lain yang sudah dimiliki kota ini. Tak lain, kota ini sudah memiliki Mall dengan ukuran yang cukup besar. Mall ini pertama kali saya lihat ketika Kereta Api Dhoho membawa saya ke Stasiun Mojokerto dari arah Surabaya.

Kini Mojokerto Punya Mall Besar, Sunrise Mall

Kala mata memandang jalan yang cukup sepi, tiba-tiba ada bangunan besar yang terhampar dengan cukup apik. Berbentuk menyerupai oval dengan ikon yang khas, Mall ini menjulang tinggi dan tampak megah dibandingkan bangunan di sekitarnya yang rata-rata hanya setinggi dua lantai.  Di belakangnya, ada sebuah bangunan tinggi pula yang saya rasa itu adalah sebuah hotel. 

Baca juga: Beberapa Tips Agar Tidak Tersesat di Tunjungan Plaza Surabaya

Memang, saat ini menjadi sebuah tren bagi pengembang properti untuk membangun hotel berbintang di dekat Mall. Tujuannya, tak lain menambah pemasaran antara hotel dan mall. Tanpa jauh jalan-jalan, tamu yang menginap di hotel bisa langsung jalan-jalan di Mall. 

Sunrise Mall Mojokerto
Suasana lobi Sunrise Mall Mojokerto

Mall yang berdiri di Kota Mojokerto ini adalah Sunrise Mall. Letak Sunrise Mall ini berada di Jalan Benteng Pancasila, Magersari. Dari penginapan saya hanya perlu berjalan kaki sejauh 400 meter. Jadi, saya beruntung sekali bisa mendapatkan penginapan yang dekat dengan mall. Saya sudah menargetkan akan mengunjungi Sunrise Mall ini pada malam terakhir saya di kota onde-onde.

Baca juga: Meski Sudah Berdiri Mall di Kota Patria, Alun-Alun Blitar Tak Akan Tergantikan

Sunrise Mall terdiri dari tiga lantai. Lantai pertama berisi tenant makanan besar dan pakaian. Saya terkejut di sini ada Excelso, J.Co, dan beberapa tenant familiar yang saya temui di Surabaya. Keterkejutan saya tak lain karena saya pernah ke satu-satunya Mall di Blitar. Di sana, tak banyak tenant yang buka. Saya kira, Mall ini juga akan sama dengan Mall di Blitar. Rupanya saya salah.

Sunrise Mall Mojokerto
Suasana mall yang sangat ramai

Pengunjung Sunrise Mall ini amat banyak dan bisa dibilang membludak. Saya sampai mengantre untuk bisa check-in di aplikasi peduli lindungi untuk masuk Sunrise Mall. Bahkan, saya melihat banyak sekali rombongan anak-anak muda yang hangout dan bersal dari Jombang. Alemong, mereka rela jauh-jauh datang ke Mojokerto hanya demi bisa nge-Mall secara mungkin di sana tidak ada Mall.

Bioskop Sudah Buka di Mojokerto

Anak-anak muda tersebut langsung menyerbu lantai 2 Mall. Di lantai ini, terdapat satu-satunya bioskop di Mojokerto yakno CGV. Kunjungan saya di Sunrise Mall ini memang bertepatan dengan pemutaran film KKN Desa Penari. Mereka sangat antusias menunggu pemutaran film ini. selain dari Jombang, ada pula yang berasal dari beberapa Kecamatan di Kabupaten Mojokerto.

Bioskop CGV Sunrise Mall Mojokerto
Bioskop CGV Sunrise Mall Mojokerto

Saya iseng bertanya kepada mereka seberapa sering mereka berkunjung ke Sunrise Mall ini. Jawaban saya membuat saya terkejut karena ada yang menjadwalkan datang ke Mall ini seminggu sekali. Ada rombongan anak seusia SMP yang datang dari salah satu desa di Kecamatan Trowulan. Mereka rela nge-Grab bersama demi bisa nonton KKN Desa Penari.

Baca juga: Apa yang Sering Saya Lalukan Saat di DTC Wonokromo

Tak hanya bioskop, arena permainan ketangkasan di lantai 2 Sunrise Mall ini juga penuh dengan pengunjung. Baik anak-anak, remaja, hingga orang tua. Saya sampai takjub hampir tak satu pun wahana permainan yang kosong. Beberapa pengunjung bahkan rela antre demi bisa bermain di wahana yang mereka inginkan.

Sunrise Mall Mojokerto
Main Bom-Bom car dulu

Saya juga speechless ketika mendapati foodcort di lantai 3 penuh dengan pengunjung yang melahap kuliner. Padahal, saya melihat jumlah kursi dan meja cukup banyak dibandingkan yang disediakan di salah satu Mall besar di Kota Malang. Saking banyaknya pengunjung, ada beberapa karyawan mall yang menambah jumlah kursi di beberapa sisi. Saya pun akhirnya tidak jadi makan di sini dan hanya membeli camilan ringan untuk mengganjal perut. Itu pun harus saya lakukan dengan mengantre cukup panjang karena memang banyak pembeli yang juga ingin menikmati makanan tersebut.

Sunrise Mall Mojokerto
Foodcourt yang sangat ramai

Mana Lagi Selain Keseruan Melihat Euforia Mekdi Pertama di Mojokerto

Selain Sunrise Mall, salah satu perkembangan besar di Kota Mojokerto adalah berdirinya restoran cepat saji terbesar di dunia. Apalagi kalau bukan Mc Donald’s alias Mekdi. Kota ini baru saja memiliki Mekdi beberapa bulan lalu, tepatnya sekitar sebelum bulan puasa. 

Mekdi Mojokerto
Suasana Mekdi Mojokerto yang sangat ramai

Saya masih ingat video viral yang memperlihatkan bagaimana euforia masyarakat Mojokerto antre demi bisa makan di Mekdi. Euforia yang pernah saya lihat ketika Mekdi pertama dibuka di Moskow ketika warga Uni Soviet bisa merasakan bagaimana rasanya makanan cepat saji asal Amerika Serikat ini. Saya pun paham pasti banyak anak dan remaja di Mojokerto yang begitu ingin merasakan bisa makan di Mekdi.

Mc Donald's Mojokerto
Datang lagi di pagi hari ketika sepi

Nah, lagi-lagi saya beruntung karena penginapan saya hanya dibatasi oleh sebuah ruko dengan Mekdi Mojokerto ini. Alhasil, saya hanya melangkah beberapa kali saja sebelum sampai di Mekdi. Walau begitu, karena saya datang saat malam minggu, maka antrean pengunjung mengular sampai di depan parkir. Saya pun akhirnya memutuskan untuk makan di tempat lain.

Mc Donald's Mojokerto
Nasi uduk Mekdi andalan saya.

Saya baru mencoba Mekdi di Mojokerto keesokan hari untuk sarapan. Yah suasananya sih sama dengan Mekdi lain. Hanya saja, bangunan Mekdi ini dekat sekali dengan rel kereta api. Jadi, sembari makan, kita bisa melihat kereta api yang lewat dari dan ke Stasiun Mojokerto.

Mc Donald's Mojokerto
Yah suasnaa Mekdi ya memang seperti ini

 
Mc Donald's Mojokerto
Lihat kereta lewat

Tak bisa dipungkiri, perkembangan Kota Mojokerto cukup pesat. Kalau dilihat dari sejarah, tak mengherankan bahwa bekas pusat Majapahit ini memiliki dinamika penduduk yang cukup dinamis. Meski masuk dalam kawasan Gerbangkertosusila atau Metropolitan Surabaya, saya tak paham mengapa dulu ada pandangan bahwa kota ini amat kecil dan statis. Namun, waktu pun membuktikan bahwa kota ini lambat laun mengalami peningkatan luar biasa di segala bidang dan sudah saatnya luasnya dimekarkan lagi.

6 Comments

  1. Waaah aku trakhir ke Mojokerto 2013 tupun hanya lewat mas singgah bentar hanya utk makan, abis road trip keliling Jawa 😄. Jadi aku ga terlalu merhatiin kotanya jujur aja. Baca cerita mas di atas, kliatan semakin maju yaa. Apalagi udah ada mall nya, penting 😁

    ReplyDelete
  2. Jaman pertama kali "keluar" dari kandang (baca: Purworejo) ke Solo, mikirnya juga solo ini kecil banget. Baru masuk kota terus ke timur nyari kampus pusat UNs, lha kok tahu-tahu timur UNS udah batas kota sama Kabupaten Karanganyar.

    Terus main ke Salatiga juga ngerasain hal yang sama. Baru masuk kota, tahu-tahu jalan sebentar udah keluar dr Salatiga.

    Mojokerto sama Salatiga kecil mana mas wilayahnya?

    ReplyDelete
  3. Saya biasanya klo k Surabaya dri Yogya pasti lewat Mojokerto naik bus Patas atau kereta. Tak sangka ada mall besar Disni. Namanya jg unik. Sunrise Mall. Knapa ya dinamakan Sunrise Mall ?hehehe.

    Keren. Klo k Mojokerto pengen masuk k dalam mallnya nih

    ReplyDelete
  4. Saya penasaran deh, ini Sunrise Mall memang di lokasi Carefour dulu kah?
    UDah lama banget nggak lewat Mojokerto.
    Dulu waktu tinggal di Jombang sesekali ke sini, tapi dulu baru ada carefour doang, belum ada mekdi cuman KFC.

    Pengen ke sini deh, mau naik kereta bareng anak-anak, mau intip hotel di mallnya itu mihil keknya ya :D

    ReplyDelete
Next Post Previous Post