5 Video Favorit yang Diunggah di Channel You Tube



Sudah hampir setahun saya mulai niat untuk mengunggah video di channel YouTube saya.

Niat di sini artinya saya menyunting video dengan cukup baik. Tidak asal mengunggah video dan memberi keterangan video dengan jelas. Walau belum sempurna seperti video YouTuber profesional, tetapi lumayanlah paling tidak sudah ada konsep video yang saya unggah.

Ketika mengambil video, sebenarnya saya tidak berekspektasi terlalu banyak jika video yang saya dapat akan bagus atau memiliki nilai tersendiri. Namun, kadangkala muncul kejadian tak terduga yang membuat saya senang sekali jika melihat kembali video tersebut.

Baca juga: Tumbuh dan Berkembang Merawat Channel You Tube

Kebanyakan video yang bernilai tersebut adalah video yang saya dapat ketika naik transportasi umum. Alasannya, channel video saya memang lebih dikhususkan kepada tutorial untuk menaiki transportasi umum agar masyarakat menikmati perjalanan naik transportasi umum sekaligu mengkampanyekan penggunaan transportasi umum.

Video tersebut memiliki nilai karena bagi saya cukup memiliki nilai jurnalistik. Berbeda dengan video lain yang hanya berisikan tutorial saja atau hanya perjalanan biasa. Nah, video apa sajakah itu?

Kondektur Trans Semarang Lupa Mengganti Papan Petunjuk Rute

Video pertama yang menurut saya unik adalah ketika mendapati kondektur Trans Semarang lupa mengganti papan rute di bagian kaca depan bus. Ceritanya, saya sedang naik bus Trans Semarang koridor 1 (Penggaron-Mangkang) dari ADA Majapahit menuju Udinus.

Kebetulan, saya berada di dekat sopir dan merekam perjalanan. Saya sempat merasa tidak enak karena keterangan Mangkang yang merupakan tujuan akhir bus yang saya naiki berada pada sisi dalam. Seharusnya, tulisan tersebut berada di sisi luar.

Saya masih tetap merekam karena mungkin ada keterangan lain yang bisa dijadikan rujukan atau memang posisinya seperti itu. Bus pun melaju ke arah Simpang Lima Semarang untuk berhenti di shelter yang merupakan tempat transit beberapa rute Trans Semarang.

Nah, ketika sampai di shelter, banyak penumpang yang mengira bus tersebut menuju Penggaron. Padahal, bus akan menuju ke Terminal Mangkang. Sontak kondektur kelabakan dan kemudian mengganti papan rute di kaca depan bus. Bus pun thawaf alias berputar lagi di Simpang Lima. Kejadian tak terduga ini bagi saya unik karena setiap menusia memiliki kesalahan dan itu wajar asal tidak diulang.

Penumpang Trans Semanggi Surabaya Membentak Penumpang Lain

Kejadian tak terduga selanjutnya ketika saya naik bus Trans Semanggi Suroboyo dari Urip Sumoharjo menuju ke PTC/Pakuwon Mall. Mulanya, bus berjalan seperti biasa melewati padatnya jalanan Kota Surabaya. Mulai Jalan Raya Darmo, Jalan Diponegoro, dan jalan lainnya.

Baca juga: Komentar-Komentar Netizen You Tube yang Unik dan Lucu

Ketika bus berhenti di sebuah halte, ada beberapa penumpang remaja wanita yang naik. Namanya remaja mereka tertawa terbahak-bahak karena menikmati perjalanan. Namun, mereka tidak tahu bahwa mereka salah jurusan karena seharusnya naik Suroboyo Bus ke arah Bungurasih malah naik Trans Semanggi ke arah PTC.

Salah seorang dari mereka lalu bertanya kepada bus apakah tujuan mereka benar. Ternyata sang sopir menjawab bahwa mereka salah naik bus. Alhasil, mereka pun panik dan langsung menuju pintu depan untuk turun. Sontak saja, ada penumpang paruh baya di belakang saya yang membentak mereka agar turun dari pintu belakang.

Kejadian ini semakin mempertegas bahwa literasi di negara kita sangat rendah. Padahal, sudah ada smartphone yang bisa digunakan untuk mencari informasi mengenai rute transportasi umum. Tidak hanya itu, ada juga keterangan bahwa jika naik bus dari pintu depan dan turun dari pintu belakang.

Kehebohan di Halte Balaikota saat Naik Trans Semarang

Kejadian unik lain saat naik Trans Semarang adalah saat mengalami jam sibuk. Kebetulan, saya baru turun dari KA Airlangga dari Surabaya. Saat itu saya mau ke penginapan di sekitaran Jalan Gajah Mada. Sebenarnya sih saya bisa naik ojek daring yang jauh lebih efektif.

Namun, saya tetap berprinsip selama bisa naik transportasi umum, maka saya akan melakukannya. Kebetulan, halte Trans Semarang ada di depan Stasiun Semarang Poncol. Untuk menuju penginapan, saya harus naik koridor 4 tetapi transit sekali di Halte Balaikota.

Dari Halte Balaikota, saya harus ganti bus ke arah Stasiun Semarang Tawang. Ketika transit, suasana sangat ramai. Saya tak bisa membaca jelas rute bus di pintu keberangkatan. Alhasil, saya pun meminta bantuan kepada mbak petugas. Ia meminta saya mengacungkan jari ketika bus tujuan saya tiba. Saya pun melakukannya layaknya akan menjawab pertanyaan dari guru.

Baca juga: Kebanggaan Blogger Itu Bernama Portofolio Tulisan

Saat perjalanan, ada seorang ibu muda yang hamil tua. Ia mulanya akan naik dari pintu belakang. Namun, penumpang wanita di belakang saya minta kepada kondektur agar ibu tersebut naik dari pintu saja karena hamil tua dan berbahaya. Kejadian unik ini juga merupakan salah satu kejadian mengesankan.

Satu Bus Bersama Rombongan Ibu-Ibu PKK saat Naik Trans Jatim

Peluncuran perdana Trans Jatim akhir Agustus kemarin di sambut meriah oleh warga Surabaya Raya. Tak terkecuali ibu-ibu di kampung. Kebetulan, saya dua kali satu bus bersama mereka. Tak pelak, suasana dalam bus pun heboh karena mereka bersenda gurau menikmati hidup.

Bahkan, kondektur kerap diminta untuk mengambil gambar mereka terutama saat bus masuk jalan tol. Alhasil, sang kondektur pun menjadi fotografer dadakan. Mereka juga melakukan siaran live di TikTok dan Instagram sebagai bentuk eksistensi mereka.

Ada juga rombongan ibu-ibu yang langsung melambaikan tangan ketika saya mengambil video di dalam halte. Mereka begitu bersemangat bisa naik Trans Jatim. Salah seorang dari mereka bahkan sampai terharu melihat pintu bus yang bisa terbuka dan menutup sendiri.

Penumpang Komplain ke Sopir Mikrolet MM Malang

Kejadian terakhir saya dapat saat naik mikrolet atau angkot jurusan Mulyorejo-Madyopuro (MM) di Malang. Ceritanya saya baru saja lari pagi di sekitaran Bundaran Tugu dan Stasiun Malang. Saya pun mencegat angkot MM di dekat Kantor DPRD Malang.

Untung bagi saya karena hanya menunggu sekitar 7 menit demi mendapatkan angkot. Namun, apes bagi seorang bapak yang mencegat angkot dari daerah Spleendid. Ia sudah menunggu setengah jam lebih karena angkotnya tak kunjung lewat.

Kekecewaannya ia tumpahkan ke sopir sambil marah-marah. Bukannya ikut marah, sang sopir malah tertawa karena ia tahu bahwa angkot di depannya dicarter oleh wistawan yang mau ke suatu daerah di Kota Malang. Sudah rahasia umum jika angkot Malang kascau balau masalah waktu karena sang sopir lebih memilih mengejar setoran daripada rutin berjalan melewati rute yang semestinya.

Alhasil, waktu tunggu pun menjadi lebih lama dan banyak penumpang akhirnya naik ojek online. Inilah PR terbesar bagi transportasi umum di Kota Malang. Semoga saja tak ada lagi kejadian seperti ini.

Itulah lima video unik yang saya dapat dan saya unggah di channel YouTube saya. Lain kali saya tulis lagi ya jika ada video unik lainnya.  

4 Comments

  1. Momentumnya pas ya mas... Kebetulan memang ada cerita uniknya, jadi bisa utk konten yg sesuai Niche juga.

    TD ngeliat bbrp video mas Ikrom. Lucu juga ibu2 yg pada minta foto di dalam bus 😄. Tapi seneng ngeliatnya, mungkin kebawa Ama aura gembira dan ceria mereka 👍

    ReplyDelete
  2. wih sudah punya channel youtube juga, btw pernah di malang juga y mas,,,

    ReplyDelete
  3. Wiihh keren mas Ikrom videonya bagus, aku blm merambah ke Youtube hahaha, malesa bgt bikin video apalagi ngeditnya, beh, ga bakat.

    ReplyDelete
  4. Mantap, ya, Mas Ikrom. Peristiwanya menarik. Jauh berjalan banyak pengalaman. Terima kasih telah berbagi pengalaman. Salam sehat selalu.

    ReplyDelete
Next Post Previous Post