Mall Dipagari Seperti Candi; Bersiap untuk Sesuatu di Agustus Nanti


Bulan Juli akhirnya selesai juga.

Memasuki Agustus, tentu kita sedang sibuk mempersiapkan berbagai kegiatan untuk perayaan 17an. Ada yang mengecat kampung, memasang bendera, dan segala pernak-pernik lainnya. Intinya kita sedang mempersiapkan segala sesuatu demi bulan Agustus.

Namun, ada yang unik dari persiapan bulan kemerdekaan ini. Tak lain adalah banyaknya pengelola mall yang memasang pagar tinggi mengelilingi bangunan mall. Pagar tinggi ini kebanyakan dipasang pada pertengahan hingga akhir Juli ini.

Beberapa mall di Surabaya seperti Pakuwon Mall, Pakuwon City Mall, dan Royal Plaza sudah terpagar dengan para hijau yang tinggi. Sama seperti pada bangunan Candi Prambanan dan candi lain. Khas warna hijau tua.

Saat saya melewati Pakuwon Mall, saya sempat berdecak kagum ada “candi” baru di Surabaya yang begitu tinggi. Alhasil, saya pun menerka, apa alasan pengelola mall memasang pagar cukup tinggi. Tak hanya di Surabaya, pemasangan pagar dengan cukup tinggi juga dilakukan di Jakarta. Salah satunya adalah Mall Kota Kasablanka atau sering disingkat Kokas. Mal, sejuta umat ini pun tak luput dari pemasangan pagar menjulang yang mengelilingi bangunan mall.

Pihak pengelola mall beralasan bahwa pemasangan pagar hanya untuk keamanan biasa saja. Mereka berdalih pagar dipasang karena laju kendaraan yang cukup tinggi di sekitar mall. Pagar digunakan agar pejalan kaki yang datang ke mall bisa lebih aman dari kendaraan yang lalu lalang.

HMMM….menarik juga

Pengelola mall menampik bahwa pemasangan pagar dilakukan untuk antisipasi potensi kerusuhan massa yang sudah dua tahun ini terjadi di bulan Agustus. Mereka memang tidak menampik bahwa potensi itu ada, tapi pemasangan mall bukan untuk itu tujuan utamanya. Spekulasi ini berkembang karena pemasangan pagar hampir dilakukan serentak menjelang bulan Agustus. Banyak orang bertanya, mengapa tidak pada jauh-jauh hari sebelumnya? ko k terkesan seakan dipersiapkan dengan matang?

Entah alasan untuk apa, yang jelas adanya pagar tinggi di mall menjadi sinyal kita bersiaga untuk bulan Agustus. Sinyal bahwa segala kemungkinan terburuk bisa saja terjadi.

Rupiah yang makin loyo, Gubernur BI yang mengundurkan diri, dan sederet hal busuk lain yang membuat amarah mudah meledak kapan saja.

Saya tidak mau menakut-nakuti, nanti dibilang pembawa pesan buruk lah. Ini lah itu lah. Yang jelas, para pengusaha dan pemilik modal besar sudah bersiaga. Mereka bukan rakyat jelata yang mudah dibodohi pemerintah. Mereka sangat berpengalaman dan terampil membaca situasi. Makanya, mereka sudah mempersiapkan segala kemungkinan terburuk yakni memagari mall dengan pagar tinggi.

Entah bagaimana nanti, yang jelas sampai saat ini saya seakan tidak bersemangat untuk menyambut 17an. Dengan segala tekanan yang dilakukan, rasanya tidak mengakhiri hid*p dan kabur ke luar negeri adalah hal yang masih dibilang amat baik untuk saat ini.  

Post a Comment

Sebelumnya Selanjutnya