Pendidikan Moral Kunci Membentuk Manusia yang Berkualitas

Pendidikan moral sangat penting untuk membentuk manusia yang berkualitas. -Okezone.com
Salah satu tujuan pendidikan adalah untuk membentuk pribadi yang berkualitas, baik secara akademik maupun perilaku. Pendidikan akan bermuara kepada capaian manusia yang memiliki moral baik dan berbudi luhur. Capaian ini sebenarnya bukan isapan jempol semata.

Kita telah tahu bahwa bangsa kita masih dibelit persoalan yang belum bisa dicari solusi terbaiknya. Apalagi kalau bukan masalah korupsi yang begitu membelit bangsa ini sejak zaman dahulu. Mirisnya, perilaku korupsi sudah menjadi budaya di berbagai lini dan itu banyak dilakukan oleh orang-orang yang berpendidikan tinggi. Ngeri bukan?

Padahal, jika dilihat secara seksama, pendidikan moral sudah ditanamkan sejak dini. Sejak sebelum usia sekolah, anak-anak sudah diajarkan berbagai aturan yang ada dalam keluarga dan masyarakat. Apa saja hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan, serta yang paling penting bagaimana mereka bisa menjaga moral mereka agar tetap berperilaku sesuai dengan pedoman.

Sayangnya, ketika anak telah masuk usia sekolah, pendidikan yang dilaksanakan cenderung bertitik tumpu pada pengetahuan kognitif dan mengesampingkan pendidikan moral. Anak pun menjadi lebih berorientasi kepada nilai akademik semata. Apapun akan dilakukan yang penting nilai yang didapat dari aneka mata pelajaran bisa memuaskan.

Termasuk, menyontek pekerjaan teman atau tindakan yang melanggar lainnya. Akhirnya, meski nilai yang mereka dapat dari hasil kegiatan pembelajaran cukup baik, namun banyak diantaranya ditempuh dengan cara amoral. Kondisi ini berlangsung terus-menerus dari pendidikan dasar, menengah, hingga perguruan tinggi.

Kondisi pendidikan yang tidak bertumpu pada pendidikan moral akan menghasilkan manusia yang tidak memiliki jiwa dan karakter yang luhur. Walau mereka telah dibekali oleh pengetahuan luas dan keterampilan yang mumpuni, nilai-nilai luhur yang semestinya dijadikan pegangan malah tidak dilaksanakan. Pribadi-pribadi yang cacat nilai seperti para koruptor pun akhirnya lahir dan terus berkembang di masyarakat. Jika dibiarkan, bisa-bisa bangsa kita akan semakin tenggelam nih.

Selain bertujuan untuk menciptakan pribadi yang berkarakter luhur, pendidikan moral juga penting untuk mencetak pribadi yang sopan santun. Ada pepatah yang mengatakan bahwa bagai ilmu padi, makin berisi makin merunduk. Artinya, semakin tinggi ilmu seseorang, maka ia seharusnya sadar bahwa ilmu adalah amanah yang harus diamalkan. Bukan untuk dibanggakan atau malah disalahgunakan. Sifat sombong akan bisa dihilangkan jika pribadi tersebut mengedepankan moral. Ia akan bisa menghormati siapapun dan di manapun. Coba direnungkan, apa ada yang suka dekat-dekat orang pintar tapi sombong? Kalau saya sih, ya males.

Dengan adanya pendidikan moral yang mumpuni, maka akan tercipta pula generasi yang memiliki inisiatif. Yang memiliki ide bagaimana caranya agar bisa terus berbuat baik dan berusaha semaksimal mungkin agar hidupnya lebih berguna, terutama bagi bangsa dan negara. Sifat egois ke-akuan yang timbul dari kurangnya pendidikan moral bisa dikikis.

Terakhir, pencapaian pendidikan moral yang paling diharapkan adalah banyaknya orang pintar dan baik yang menjadi suri tauladan bagi orang lain. Orang-orang seperti inilah yang sangat dinanti. Ia akan menjadi sumber inspirasi bagi banyak orang, terutama generasi muda. Ketika anak-anak membaca mengenai kisah hidup dari orang-orang tersebut, maka keinginan untuk bisa mengambil contoh yang baik dari sikap, kerja keras, dan capaian prestasi sang inspirator tersebut akan semakin besar.

Pribadi yang berkarakter baik dan berbudi pekerti luhur akan lebih banyak terbentuk. Implikasinya, kehidupan berbangsa dan bernegara akan lebih maju karena diisi oleh orang-orang baik, pintar, dan bermoral.

Mau bekerja sama dalam kebaikan dalah salah satu ciri keberhasilan pendidikan moral.
Tentu, harapan ini tidak bisa datang begitu saja. Perlu usaha keras, terutama dari orang tua dan guru agar moral yang ditanamkan sejak dini bisa berkembang lebih baik lagi. Salah satunya adalah menyadarkan untuk membaca buku mengenai pelajaran moral. Cerita dongeng misalnya yang memuat banyak sekali pesan moral yang bisa ditanamkan dan diajarkan kepada anak sejak dini. Siapa sih yang gak suka dibacakan dongeng sebelum tidur? Buku-buku dongeng ini dan buku lainnya bisa dibeli di iPrice untuk mendapatkan harga dan tawaran yang menarik.

Ki Hajar Dewantara, yang dikenal sebagai Bapak Pendidikan Nasional memiliki beberapa konsep pendidikan yang penting. Salah satunya adalah tiap-tiap kebudayaan menunjukkan keindahan dan tingginya adaptasi kemanusiaan pada hidup masing-masing bangsa yang memilikinya. Dapat diartikan, keluhuran dan kehalusan hidup manusia tersebut selalu dipakainya sebagai ukuran. Tentu, semuanya bermuara kembali kepada pendidikan moral manusia tersebut.


Selamat Hari Pendidikan.

13 comments:

  1. Iya, paling penting itu pendidikan moral yang ditanamkan sejak dini. Rasa saling menghormati, menghargai perbedaan pendapat, tidak mengambil yang bukan hak-nya, kok kayaknya anak-anak sekarang beda yah. Gw gak ngerti kenapa rasanya Pendidikan Kewarganegaraan jaman dulu sama sekarang beda jauh. Sehingga akibatnya ada gap dalam menghadapi situasi sekarang antara anak lama dengan anak baru.

    ReplyDelete
    Replies
    1. soalnya lebih ke kognitif sih
      jadi pendidikan moralnya ga begitu kena

      Delete
  2. Kalau menurut saya, pelajaran di sekolah kita itu terlalu banyak mata pelajaran. Anak didik harus dan dipaksa menguasai segala ilmu. Akhirnya ya buntu. Belum lagi pelajaran agama yang diharapkan bisa membentuk moral, kadang juga tumpang tindik, yang ada hanya hafalan dan hafalan.
    Korupsi, ya semakin menjadi-jadi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya om, benar juga, saya setuju, seolah2 anak harus menguasai banyak hal yang kadang di kehidupans ehari2, belum tentu juga dipakai malahan,

      Delete
    2. benar
      padahal justru pendidikan moral yang cukup penting
      terutama dalam menghadapi segala permasalahan

      Delete
  3. pendidikan moral menjadi teramat penting jika kita refleksikan di dunia sekarang ini.

    ReplyDelete
  4. moral, etika ataupun sopan santun,..sebenarnya ada beberapa sumber yang bisa membentuknya selain lingkungan keluarga ya lingkungan sekolah,..disinilah seorang siswa akan merasakan hangat dan dinginnya suatu sendtuhan moral dan etika

    ReplyDelete
    Replies
    1. peran lingkungan sangat penting
      terutama lingkungan keluarga

      Delete
  5. Setuju. Kalau adikku (masih SD) biasanya kuajak diskusi ringan soal real life. Misalnya tentang sopan santun menuju moral yang baik

    ReplyDelete
    Replies
    1. nah benar mbak
      tentang hal-hal sepele namun kaya makna harus dari kecil dibiasakan

      Delete
  6. Bener banget tuh pendidikan moral harus ditanamkan, terutama untuk anak-anak.. harus diajarkan mulai dari sejak dini, supaya dewasa menjadi anak yang berbakti dan berprestasi

    ReplyDelete
    Replies
    1. dari kecil harus diajarkan
      supaya nanti ketika dewasa jadi orang yang bermoral

      Delete

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.