Asal Ada Colokan, Internet, dan Ketenangan, Kerja pun Jadi Nyaman

Tempat nyaman di Perpustakaan Grahatama
Saya bekerja di sebuah tempat pendidikan. Selain itu, saya juga menjadi kontributor beberapa media daring baik yang mengupas seputar wisata maupun mengenai materi pembelajaran. Maka, beberapa syarat sebuah tempat yang dijadikan tempat kerja haruslah memenuhi beberapa hal berikut.

Pertama, tentu harus ada stop kontak sebagai nyawa laptop saya agar tetap menyala. Kedua, ada koneksi internet, baik berbayar maupun gratis. Dan yang ketiga, ada suasana ketenangan yang mendukung saya dalam bekerja dengan maksimal.

Bekerja di kantor, rumah, atau di manapun sebenarnya tak masalah. Yang penting, tiga kondisi di atas haruslah terpenuhi dengan baik. Uniknya, baik rumah ataupun kantor, keduanya bukanlah tempat kerja yang mendukung pekerjaan secara optimal. Terlebih, jika pekerjaan yang saya lakukan membutuhkan konsentrasi tingkat tinggi.

Pilihan pun jatuh kepada perpustakaan umum. Di sini, ketiga poin penting yang mendukung suasana kerja optimal tadi bisa saya rasakan. Dan pastinya, saya memperoleh bahan bacaan yang tak saya dapatkan di rumah maupun di tempat kerja.

Bekerja di perpustakaan juga memberi saya jaminan akan rasa tenang yang saya dambakan. Suasana hening dan alunan musik lirih yang mengalun membuat saya betah. Terlebih, jika mood sedang bagus, saya bahkan bisa menyelesaikan 4 hingga 5 tulisan dengan duduk manis 3 jam di perpustakaan.

Walau memiliki beberapa kelebihan, perpustakaan tidaklah menyimpan kesempurnaan. Tentu, ada beberapa hal yang tetap harus diperhatikan. Biasanya, untuk mendapatkan fasilitas stop kontak yang mendukung, saya harus datang lebih awal. Bisa jadi, sebelum jam perpustakaan buka. Mengingat, ada banyak pengguna perpustakaan yang juga memakai laptop di waktu yang bersamaan.

Untungnya, ada perpustakaan yang menyediakan khusus colokan listrik dalam jumlah banyak. Sementara ini, Jogja adalah juaranya. Saya selalu bisa memastikan mendapat tempat untuk menulis di laptop meski datang pada waktu ramai pengunjung.

Perpustakaan Grahatama Jogja malah menyediakan meja dan kursi khusus bagi mereka yang membawa laptop. Sementara, Perpustakaan Kota Jogja menyediakan tempat di bagian luar yang terpisah dengan bangunan perpusatakaan. Jadi, kalau hanya niat numpang wifi-an, lebih baik datang ke perpustakaan Kota Jogja. Jika sedang ingin mencari bahan bacaan untuk mendukung tulisan, maka Perpustakaan Grahatama tetaplah menjadi acuan.

Banyak colokan yang tersedia
Untuk di Kota Malang sendiri, saya jarang menggunakan perpustakaan sebagai tempat bekerja. Dulu sih, hanya pernah saya gunakan untuk memberi tambahan pelajaran kepada siswa bimbingan saya. Alasannya, jumlah stop kontak di perpustakaan ini cukup terbatas. Siapa cepat dia dapat. Begitu peribahasanya. Kala saya datang ke sini, saya lebih banyak mencari literasi, terutama mengenai Kota Malang yang tak saya dapat di perpustakaan lain. Meski begitu, untuk saat ini, perpustakaan umum Kota Malang masih menempati posisi pertama dalam hal kecepatan akses internet dibanding perpustakaan lainnya versi saya.

Pekerja online memanfaatkan fasilitas wifi di bagian luar Perpustakaan Kota Jogja
Selain perpustakaan, kereta api juga menjadi tempat paling menyenangkan untuk bekerja. Jika memungkinkan, saya akan membuka laptop untuk bekerja sembari menikmati perjalanan. Namun, saya melakukannnya jika menaiki kereta kelas ekonomi premium, bisnis, dan ekskutif. Sementara, jika saya menaiki kelas ekonomi PSO dengan kursi yang berhadapan 3-2, saya memilih tidak melakukannya. Selain sempit, saya juga bertoleransi kepada penumpang lain yang juga ingin istirahat.

Di stasiun, jika saya transit cukup lama, saya pun juga melakukan beberapa pekerjaan dan mengecek email yang masuk. Saya juga baru tahu di Stasiun Yogyakarta bahkan ada co-working space yang disediakan oleh PT KAI. Sayangnya, saya tidak pernah menggunakannya lantaran lebih sering naik kereta melalui Stasiun Lempuyangan. Mungkin, saya akan mencoba fasilitas yang baru diresmikan beberapa waktu lalu di beberapa stasiun lain seperti Semarang Tawang, Bandung, dan Surabaya Gubeng.

Coworking Space di Stasiun Semarang Tawang. Untuk menikmati layanan ini, calon penumpang hanya perlu menunjukkan boarding pass dan bisa mengakses internet gratis selama 2 jam.
Lucunya, saya selalu menghindari kafe sebagai tempat bekerja. Di samping mahal, saya memiliki riwayat penyakit GERD. Saya tidak boleh meminum kopi dan teh yang pekat serta susu. Masak iya pergi ke kafe hanya membeli air mineral? Barulah, kalau saya sedang bersama teman, biasanya saya membawa laptop untuk sekadar mengecek email atau memeriksa tulisan. Saya pun tidak perlu sungkan hanya memesan air mineral.

Nah, pilihan terakhir biasanya jatuh kepada Wifi Corner Plasa Telkom yang tersebar di berbagai penjuru daerah. Di sini, saya bisa berselancar di dunia maya sepuasnya dengan kecepatan setan. Dulu, saya harus membeli paket internet seharga 5.000 rupiah untuk sehari atau 20.000 rupiah selama seminggu. Sekarang, berhubung saya berlangganan Indihome, maka saya hanya perlu menambah 10.000 rupiah tiap bulan agar bisa mencicipi layanan berinternet di Wifi Corner Plasa Telkom kapanpun dan di manapun.

Walau menyenangkan, saya tidak terlalu suka bekerja di sini lantaran bau asap rokok yang menyengat. Memang, tak ada larangan merokok, makan, atau membuang sampah sembarangan di sini. Jadi, untuk bekerja secara serius dan berkelanjutan, saya rasa tempat ini tidaklah direkomendasikan. Kalau hanya ingin mengunduh film sambil mengecek tugas atau email tidaklah masalah. Apalagi, kebanyakan tempat ini berada di jalan protokol sehingga cukup bising dan mengurangi konsentrasi dalam menulis.

Jadi, bisa disimpulkan, yang terpenting dalam mencari tempat untuk bekerja di luar rumah adalah ada colokan kabel, ada koneksi internet, dan tenang. Kalau Anda sendiri bagaimana?

6 comments:

  1. karena saya ga pernah kerja di luar kantor mas, jadi yang paling saya atensi adalah smartphone saya. Paket harus ada tentunya, dan powerbank. Jaga-jaga kalau ga menemukan colokan

    ReplyDelete
    Replies
    1. dulu pas dis ekolah malah saya sering melipir dari kantor mas
      lah direcokin mulu kapan kerjanya huhu

      Delete
  2. betul, sekarang banyak tempat menyediakan wifi gratis ya

    ReplyDelete
  3. Kayaknya yang paling asyik itu di perpustakaan, karena tempatnya yang hening dan tenang dan bau buku yang saya suka banget...😊

    ReplyDelete

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.