Catatan Miss Grand International 2020: Peringkat Keempat Tak Kalah Terhormat

TOP 5 Miss Grand International 2020

Perasaan saya begitu berbunga-bunga bulan Maret ini.

Meski pekerjaan terus menanti, tetapi ada satu hiburan yang membuat saya semangat mengawali dan mengakhiri hari. Tak lain, Miss Grand International 2020 diselenggarakan sepanjang bulan ini. Ajang ini telah saya tunggu lama karena merupakan pageant pertama yang menyelanggarakan pemilihan secara langsung tanpa daring.

Kehebohan ajang ini sudah mulai terasa sejak awal bulan ketika satu per satu peserta berdatangan di Bandara Swarnabhumi Thailand. Sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku di Thailand sebagai venue acara, semua peserta harus melakukan karantina mandiri di sebuah hotel selama 14 hari.

Meski belum ada kegiatan bersama, ternyata Miss Grand International (MGI) begitu apik meracik masa karantina. Para peserta diberi tantangan setiap hari. Mulai makan makanan Thailand selama 2 menit, memperkenalkan diri selama 5 menit, hingga menghapus make up selama 2 menit.

Berbagai tantangan itu pun kemudian dipilih yang terbaik melalui sistem vote di Facebook. Sebagai pageant lover garis keras, tentu dong saya ikut berpartisipasi. Ketika saya jeda mengajar atau sedang rehat, maka saya gunakan waktu tersebut untuk melakukan vote di akun FB kloningan saya untuk mendukung wakil Indonesia.

Kali ini,Indonesia diwakili oleh Aurra Kharishma, gadis 21 tahun asal Majalengka yang memenangkan Miss Grand Indonesia pada 2020 lalu. Di bawah arahan Ivan Gunawan sebagai national director, Aurra – sapaan akrabnya – melakukan transformasi yang luar biasa. Untuk itulah, sebagai dukungan dan penghargaan atas kerja kerasnya dalam mengharumkan nama Indonesia, melakukan voting adalah salah satu cara yang bisa saya lakukan.

Setelah sesi karantina berakhir, maka peserta pun dikumpulkan dan menjalani beberapa rangkaian acara. Salah satunya adalah sesi swimsuit competition. Pada sesi ini, peserta harus berlenggak-lenggok memakai baju renang di rooftop sebuah hotel. Aurra menunjukkan hasil latihannya dengan melakukan catwalk hampir sempurna. Gerakan kakinya amat pas dengan iringan musik dan ia tanpa melakukan kesalahan satu pun. Beberapa kontestan lain ada yang hampir terjatuh atau terjungkal karena licinnya arena.


Singkat cerita, perhelatan pun tiba pada sesi national costume. Pada sesi ini, Aurra membawakan kostum bertemakan sate ayam yang dibuat tim dari Jember Fashion Carnaval. Ia membawa piring dan panggangan sate raksasa dengan kipas dan sate berukuran besar pula. Meski eksekusinya sedikit terhambat, nyatanya dengan mental yang kuat Aurra bisa menyelesaikannya tepat waktu. Kostum ini pun masuk 6 besar sebagai kostum terbaik.


Nah, saat sesi premilinary competition, Aurra semakin mengganas. Sesi ini merupakan sesi penilaian utama selain deep interview. Ada dua sesi yang dilakukan yakni swimsuit competition lagi dan evening gown. Berbalut gaun warna ungu, Aurra tampil layaknya seorang Barbie. Ia begitu tenang dan percaya diri berlenggak-lenggok di atas panggung sambil memberikan senyum yang menawan.


Pada saat swimsuit, lagi-lagi Aurra menunjukkan kelasnya. Ia tak seperti sedang berkompetisi tetapi dengan santai berjoged dan berputar mengikuti irama lagu Life Style milik Jason Derulo. Saya sampai ternganga karena selama melihat pageant, baru kali ini saya melihat peserta asal Indonesia yang benar-benar total dan perfect saat sesi preliminary.


Akhirnya, saat malam final pun berlangsung. Saya sampai rela menyewa kamar sebuah hotel demi melihat Aurra lantaran tidak mungkin saya teriak-teriak sendirian di rumah. Ya kalau melihat bola. Masalahnya ini melihat kontes kecantikan yang belum pasti diterima lingkungan sekitar.

Demi apa saya rela booking hotel kalau bukan demi khusyuk lihat pageant

Di dalam hotel, saya sudah menyiapkan camilan dan bendera merah putih. Tepat jam 7 malam pada 27 Maret 2021, saya pun deg-degan melihat acara ini. Sungguh, MGI benar-benar mengalami perkembangan berarti sejak saat pertama kali saya mengikutinya ketika Ariska menang pada 2016 lalu.

Panggung yang lebih megah, layar panggung yang lebih besar, tata lampu yang spektakuler, dan konsep acara yang luar biasa membuat saya makin ternganga. Kalau begini, lama-lama MGI bisa menggeser Miss Universe yang semakin lama konsepnya makin monoton.

Saya paling suka saat peserta melakukan opening number. Mereka mengenakan baju emas dengan hentakan musik yang pas. Setelah peserta selesai menyebutkan nama negaranya, maka layar panggung langsung mengibarkan sekiutar 10 bendera asal kontestan tersebut. Saat inilah yang membuat saya merinding terlebih saat Aurra dengan gahar menyebutkan nama Indonesia dengan panjang diikuti kibaran bendera merah putih. Saya benar-benar terharu. Sama halnya ketika menonton timnas bola menyanyikan lagu Indonesia Raya sebelum memulai pertandingan.


Peserta pun kemudian dipilih menjadi 20 besar. Puji syukur, nama Indonesia masih disebut meski hampir terakhir. Ada satu peserta yang otomatis lolos di sesi ini yakni Miss Cambodia yang berhasil masuk lewat jalur PMDK. Eh maksud saya melalui jalur vote di Facebook.

Untuk menyaring peserta dari babak 20 besar ke babak 10 besar, maka peserta harus melakukan sesi swimsuit lagi. Uniknya, pada sesi ini ada penilaian langsung dari para pemenang MGI tahun sebelumnya. Nilai wakil Indonesia berada di posisi keempat setelah Brazil, Argentina, dan AS.

Setelah sesi swimsuit, maka peserta dikecilkan menjadi Top 10. Dan lagi-lagi, Aurra tetap bisa masuk meski dipanggil di urutan kesembilan. Saya semakin heboh sekaligus bahagia atas pencapaian ini. Pada sesi ini ada juga peserta yang otomatis lolos melalui jalur van vote yakni Miss Grand Malaysia.

Untuk menguji peserta, pihak MGI menantang mereka melakukan speech mengenai perdamaian dunia. Nah saat sesi ini saya mulai ketar-ketir karena wakil dari negara lain benar-benar luar biasa. Wakil dari AS, Guatemala, Brazil, Puerto Rico, dan Filipina adalah beberapa yang saya waspadai. Terutama, wakil dari Filipina bernama Samantha Bernardo yang sudah 3 kali mengikuti ajang Binibining Pilipinas. Ia begitu tenang dan tegas dalam memberikan aspirasinya.


Sebenarnya Aurra juga bagus dan to the point. Pengucapannya juga jelas dan mudah dimenegerti hanya saja sedikit kesleo lidah di akhir sesi. Inilah yang membuat saya deg-degan apakah ia bisa masuk ke babak Top 5 dan mengikuti sesi Q and A.

Alhamdulillah doa saya terkabul. Meski diiringi lemotnya koneksi internet di hotel, nama Indonesia masih dipanggil ke babak 5 besar. Ini seperti melihat pemain badminton yang menang All England rasanya.

Saya lega apapun hasilnya nanti, yang penting Indonesia masih bisa masuk TOP 5 lantaran peserta yang masuk TOP 5 akan menjalankan kontrak eksklusif bersama MGI dan tinggal sementara waktu di Bangkok.

Babak Q and A pun dimulai. Peserta ditanya mana yang lebih penting antara kesehatan dan ekonomi dalam menghadapi pandemi ini. Meski jujur jawaban Aurra belum begitu memuaskan saat ia memilih kesehatan, tetapi saya amat mengapresiasi. Lagi-lagi, jawabannya bisa dipahami dan pengucapannya jelas. Jujur lho, sebagai orang Indonesia yang tidak terbiasa berbahasa Inggris, bisa memahami dan menjawab dengan benar di atas panggung bukanlah hal mudah.

Sesuai prediksi saya, Aurra akan terhenti di babak 5 besar. Ternyata benar, ia menjadi runner up 3 alias juara keempat. Tiga besar peserta kemudian diberi pertanyaan lagi seputar vaksinasi covid-19. Dan akhirnya, Miss USA, Abena Akuaba menjadi jawaranya. Ia mengalahkan Miss Filipina yang saya kira bakal menjadi juara. Dan lagi-lagi, Filipina harus gigit jari gagal memenangkan ajang ini sebagai peringkat 2. Diantara ajang grand slam beauty pageant lain, MGI adalah satu-satunya ajang yang belum berhasil dimenangkan oleh Filipina. 

Abena juga kembali menjadi pemenang kulit hitam ajang grand slam setelah sebelumnya Miss Universe dan Miss World. Ternyata sosok ini pernah berkali-kali mengikuti ajang kontes kecantikan, yakni Miss Universe 2014 dan Miss Earth 2019. Namun, saat mengikuti dua kontes tersebut, ia mewakili negara Ghana. Abena amat fantastis saat malam final terutama saat sesi eveing gown dengan mendapat nilai tertinggi. Saat sesi natcos, ia juga menarik perhatian dengan mengenakan gaun motif foto warga kulit hitam yang meninggal akibat aksi rasial beberapa waktu lalu.

Nah kembali lagi ke Aurra, bagi saya posisinya sebagai peringkat 4 sudah sangat terhormat. Ini jadi awal bagus bagi wakil Indonesia untuk menghempas manjah panggung kontes kecantikan. Aurra juga membuktikan pada dunia bahwa Indonesia kini merupakan kekuatan pageant yang layak diperhitungkan. Dan pastinya, ini juga bisa jadi evaluasi ke depannya bahwa wakil yang juga pandai dalam speech dan Q and A juga penting selain tentunya mental yang kuat seperti yang dimiliki Aurra.

Sekian.

18 Comments

  1. Salut buat mas Ikrom yang sampai sewa hotel agar bisa melihat Miss grand internasional, sudah jelas gimana totalitasnya mas Ikrom dalam mengikuti ajang ini.

    Kalo sepakbola mungkin bisa teriak teriak kalo wakil Indonesia masuk 20 besar plus 10 besar dan 5 besar, tapi kalo ajang Miss Miss seperti ini kalo teriak teriak nanti tetangga pada datang, pas lihat ternyata cewek sedang lenggak lenggok di sisi kolam renang cuma pakai swimsuit, otomatis tetangga mencap kita mesum ya mas.😂😂😂

    Alhamdulillah Aurra kharisma bisa masuk empat besar, pencapaian yang bagus ya mas.😀

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahahah emm
      demi apa ya mas klo udah gandrungin haha
      iya alhamdulillah booking hotelnya ga sia sia Aurra masih bagus posisinya

      Delete
  2. Umurnya masih pada muda2 banget. Kayak yang indonesia ino baru 21 dong. Tapi kenapa ngeliat mereka kayak udah pada tua ya. Apa make up apa kharismanya 😅

    ReplyDelete
  3. Keren, Nas Ikrom bisa menarasikan artikel ini dengan detail, nonton pertunjukannya sampai nyewa kamar hotel. Wow saluuutt. Saya. Saja golongan Emak-emak tak mampu melakukannya. Selamat malam, Mas Ikrom.

    ReplyDelete
  4. aku sampai terkesima saat igun begitu totalitas mendukung aurra mas..wingi ae aku lagi nonton pas dia mengerahkan semua kenalane termasuk minta dukungan ke podcaste om deddy corbuzier yang sering tranding dan viewere uakeh...

    mana dia penampilane prima sekali ya...saat memperagakan berbagai busana yang menjadi syarat lombane ternyata ya pede dan santuy...bawaan yang kayak gini akan menjadi nilai tambah di mata juri...

    sukses terus untuk wakil kita di kancah pejen internesyenel :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. taun ini emang jor joran banget mbak MGI
      iya gaunnya bagus banget dan jadi bahan perbincangan

      Delete
  5. Aku ikut ngerasain gemetar ketika mas Ikrom bela-belain diri menyewa hotel buat nonton live final miss Grand ..., lengkap dengan bawaan property bendera.

    Pasti mas Ikrom saat itu teriak jejeritan loncat-loncat hepi pas Aura masuk ke top 5 🤩.
    Mantuuil tenaaan ...

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahah engga sampai loncat loncat kok mas cuma teriak aja

      Delete
  6. Totalitas ya mas sewa kamar hotel buat dukung Aura, nginepnya sendirian apa berdua mas? Eh

    ReplyDelete
  7. Oalaaaaah, ini to yang ada acara hapus make up dalam waktu 2 menit. Kalau pakai cleansing water nya Clinelle, dijamin deh sebelum 2 menit make up setebel apapun udah bisa bersih. 😆

    Ngomong-ngomong Mas Ikrom totalitas banget nih. Sampai bela-belain sewa kamar hotel buat nonton. Tapi lumayan, mas, bisa menikmati staycation sekalian. Jadi sekali dayung dua tiga pulau terlampaui. 🤭

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah boleh tuh diendorse yang mau ikut MGI
      siapa tahu mereka bisa menang challenge ini

      hahahahah iya mbak sekalian refreshing dari kepenatan hidup hehe

      Delete
  8. Gw udah ngira lu bakalan heboh sama acara beginian. Eh beneran diulas di blog. Mana niat banget lagi pake nginep di hotel cuman buat nonton kontes kecantikan. Kalo gw mah pasti tidur, wkwkwkwk.

    Lu di hotel sama sapa dah? Hayo, bilangin emak nih....

    ReplyDelete
  9. Mas Ikrom, request dong pendapat mas tentang kasus miss eco Int

    ReplyDelete
Next Post Previous Post