Miss Universe 2021; India Juara, India Berjaya

Miss Universe 2021
Haaarnaz Shandu dan Urvati Rautela mengibarkan bendera India setelah kemenangan negara tersebut pada Miss Universe 2021

Perhelatan Miss Universe 2021 berhasil digelar Minggu kemarin.

Edisi ketujuh puluh kontes kecantikan terbesar itu berhasil menarik minat banyak pecinta pageant di dunia. Pada edisi kali ini, Miss Universe berlangsung di Eliat, salah satu resor besar di Israel. Negara Israel pun dianggap sukses menjadi tuan rumah ajang sejagad itu walau tentu pada awal penunjukannya banyak menimbulkan kontroversi.

Indonesia Tidak Ikut Serta

Pada edisi kali ini, dengan berat hati Indonesia tidak turut serta. Setelah hampir selalu ikut sejak tahun 2005, Indonesia harus absen dalam gelaran Miss Universe 2021. Absennya Indonesia barang tentu tidak adanya hubungan diplomatik antara Indonesia dan Israel. Warga negara Indonesia tidak bisa masuk wilayah Isral demikian pula sebaliknya. Meski, dalam kondisi tertentu masih bisa semisal untuk kegiatan ziarah akan tetapi akan sangat mustahil jika ada orang Indonesia tinggal lama di sana hanya untuk ikut kontes kecantikan.

Pengumuman resmi dari YPI mengenai absennya Indonesia pada Miss Universe 2021. - YPI

Sudah pasti, demo berbuku-buku akan terjadi. Untuk apa pergi ke Israel demi gengsi ikut kontes kecantikan. Makanya, Indonesia harus berat hati absen pada edisi Miss Universe kali ini. Meski begitu, Yayasan Puteri Indonesia (YPI) secara resmi mengumumkan ketidaksertaan Indonesia pada gelaran Miss Universe 2021 dengan alasan naiknya kasus covid-19 dan pembatasan perjalanan dalam negeri. Padahal, jika dilihat kasus covid masih tetap rendah dan tidak ada pembatasan perjalanan. Toh wakil Indonesia pada Miss Grand International masih bisa berangkat.

Hanya saja, tidak mungkin YPI memberi alasan tidak adanya hubungan diplomatik dengan Isreal adalah alasan utama. Bisa-bisa negara lain mengecap tidak baik pun demikian pihak MUO. Atas dasar itu, alasan covid-19 dan PPKM adalah alasan yang (dirasa) masih masuk akal.

Absennya Indonesia membuat nuansa sepi terjadi pada berbagai portal pageant. Biasanya, bendera Indonesia berkibar disertai komentar LFI (Love From Indonesia) pada akun MU. Rasa deg-degan mengenai posisi Indonesia pun tiada lagi. Walau begitu, banyak pageant lover Indonesia yang menjagokan wakil dari negara lain.

Hasil yang Cukup Mengejutkan

Beberapa jagoan pageant lover Indonesia antara lain adalah Nadia Ferreira (Paraguay), Ann Scott Kemmis (Thailand), dan Harnaaz Shandu (India). Wakil dari Jepang Juri Watanabe, wakil dari Meksiko Deborah Halal, dan wakil dari Belgia Kedist Deltour.

Wakil Paraguay adalah yang menjadi giga whistlist menjadi pemenang. Alasannya, ia sudah sering ikut proyek bersama Fadhil Berisha dan ikut training bersama Lu Sierra yang merupakan trainer Miss Universe kawakan. Ia juga memiliki wajah angelic, senyum manis, catwalk handal, dan personality yang oke punya. Banyak yang mengatakan bahwa ia adalah Barbie hidup. 

Mbak Nadia dari Paraguay yang seperti barbie - IG Nadia Ferreira

Sementara, dukungan kepada Ann Scott Kemmis diberikan lebih kepada wakil sesama Asia Tenggara. Perlu diketahui, hubungan pageant lover Indonesia dan Thailand dikenal sangat baik. Berbeda jauh dengan pageant lover Filipina yang sering perang di lini masa. Maka, jika tiada wakil Indonesia, maka mendukung wakil Thailand adalah kunci.

Sayangnya, hasil mengejutkan terjadi. Thailand tidak lolos babak 16 besar atau semifinal. Adagium gajah menemani Borobudur terasa nyata. Adagium yang menyatakan bahwa selama Indonesia berjaya di Miss Universe, maka Thailand pun akan mengikutinya demikian pula sebaliknya. Tahun ini Indonesia tida ikut serta dan Thailand pun tak mengalami kejayaan itu. 

Mbak Kemis dari Thailand yang dibully gendut dan akhirnya unplaced. - IG Ann Kemmis

Gagalnya Thailad sekaligus menandai putusnya rantai placement yang sudah mereka bangun sejak 2015. Selama itu, Thailand selalu masuk minimal Top 10. Mbak Kemmis, panggilan akrab Ann Scott pun menjadi bahan perundungan. Ia dituding tidak menjaga ukuran badannya sehingga terlihat gemuk saat malam final.

Perundungan ini sebenarnya dimulai sejak ia baru terpilih. Entah mengapa, mentalnya belum kuat sehingga saat malam preliminary ia tak tampil maksimal. Mimik mukanya terlihat tertekan dan terlihat lemas saat opening number. Sangat jauh berbeda dengan Beatrice Luigi Gomez atau Bea wakil dari Filipina. Ia tetap percaya diri meski dirundung dari orientasi seksualnya yang suka sesama jenis dan tato di lengannya. Alhasil, ia berhasil lolos masuk ke babak 5 besar dan menjadi prestasi terbaik Filipina dalam 3 tahun terakhir.

Para kontestan yang gagal masuk semifinal meski diunggulkan. - IG GSBA

Pada babak semifinal, ada beberapa kontestan yang tidak diduga berhasil lolos. Beberapa diantaranya adalah Singapura yang lolos ke 16 besar. Negara kota itu terakhir kali lolos babak semifinal pada era 80an. Ada juga Bahamas yang pada kali ini berganti nama menjadi The Bahamas dan Aruba yang masuk babak 10 besar. Wakil mereka tidak diunggulkan sebelumnya dan berhasil mengenyahkan wakil unggulan seperti Thailand, Chile, Belgia, Meksiko, dan Brazil.

Last two standing yang Diharapkan

Berbagai kejutan boleh saja terjadi meksi demikian, dua finalis yang bertahan hingga akhir adalah mereka yang memang difavoritkan. Mereka adalah wakil Paraguay Nadia Ferreira dan wakil India Harnaaz Sandhu. Dua-duanya memang sangat kuat sejak karantina. Dua-duanya juga memukau saat babak prelim, semifinal, dan bahkan Q and A. Jawaban keduanya juga sama-sama on point dan tepat.

Namanya kompetisi harus ada satu pemenang. Akhirnya, wakil India Harnaaz menjadi Miss Universe 2021. Kekecewaan tampak pada wakil Paraguay karena pada tahun ini mereka benar-benar mengirimkan wakil dengan paket komplit. Yah namanya belum rezeki. Banyak pageant lover ikhlas lahir batin jika India memenangkan edisi Miss Universe tahun ini. 

Kemenangan India pada tahun ini seakan mengembalikan kejayaan kembali negara Hindustan itu pada Miss Universe. Mereka menunggu selama 21 tahun sebelum mahkota ketiga hadir. Uniknya, saat terakhir kali mereka menang, yakni saat Lara Dutta meraih gelar itu pada tahun 2000, Harnaaz baru saja lahir. Saat ini, ia juga berusia 21 tahun. Sungguh, angka 21 sangat ikonik dan bersejarah bagi India pada tahun ini.

Sontak saja, kemenangan itu diapresiasi oleh banyak artis Bolliwood terutama mereka yang jebolan kontes kecantikan. Mulai Lara Dutta, Sushimita Sen, dan Priyanka Chopra. PM India Narendra Modi pun juga memberi ucapan selamat atas kebanggan India tersebut.

Kejayaan kembali India juga kembali membuktikan bahwa negara tersebut adalah gudangnya wanita cantik, hebat, cerdas, dan pekerja keras. Nah, jika mengikuti pola 1994 dan 2000, maka tahun ini India berkesempatan memenangkan kembali ajang Miss World secara bersamaan. Jika terjadi, maka tahun ini adalah tahun kemenangan gemilang India yang sempurna.

Bukan begutu Tapasya?

 

  

4 comments:

  1. Yg dari Paraguay iya ih, persis Barbie bangettttttt. Aku suka. Tapi yg India cantik juga kok. Hebat memang negara itu, beberapa kali menang MU, dan semuanya sukses setelah dari sini. 👍

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener mbak dia giga pemenang tapi India lebih layak si

      Delete

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.