Tidak Berniat Sering Mengganti Baru, Ini 4 Barang Saya yang Awet Hingga Sekarang

Ganti lensa kacamata setelah 6 tahun

Saya termasuk orang yang memiliki tipe anti gonta-ganti barang.

Didikan sedari kecil dari nenek dan ibu yang tidak gemar membeli barang jika tidak butuh akhirnya bisa saya pakai sekarang. Entah, rasanya saya sangat sayang jika membeli barang tanpa kegunaan yang berarti. Kalau memang saya ingin membeli barang dan belum tentu fungsinya, maka saya menahan untuk membelinya jika ada uang yang benar-benar nganggur.

Nah, diantara sekian barang, ada 4 barang yang bisa saya pakai hingga sekarang. Walau usianya lebih dari 4 tahun, tetapi saya masih tidak berkeinginan membeli barang baru. Semuanya masih dalam kondisi baik dan layak pakai. Kalau ada kerusakan, maka masih bisa saya toleransi sehingga masih tidak mengganggu kegunaan dan fungsi barang tersebut. Apa saja barang itu?

Pertama, tas punggung

Tas punggung ini sudah saya miliki sejak 2017. Saya tidak membeli tas ini karena merupakan pemberian dari wali murid saat saya resign sebagai guru kelas. Memang harganya cukup mahal sekitar 400 ribuan. Barangkali mereka patungan untuk memberikan saya tas.

Lantaran harganya cukup mahal, tas ini awet sampai sekarang. Saya selalu memakainya untuk bekerja, traveling, dan lain sebagainya. Kondisinya masih baik hanya sempat ada kerusakan pada bagian pengait pinggang.

Memang saya sempat membeli tas baru untuk keperluan kamera saya yang fungsinya sebagai tas punggung juga. Harganya sekitar 200 ribu rupiah. Namun, saya tidak terlalu suka memakainya karena volumenya tidak sebesar tas tersebut. Walau sering melihat model tas terbaru saat menonton video TikTok, saya sama sekali tidak berkeinginan untuk membelinya.

Kedua, jaket

Pada 2020, saya sempat membuat jaket bertema negara Filipina sebanyak 2 buah. Masing-masing harganya 250 ribu rupiah. Sayang, satu diantaranya tertinggal di penginapan saat saya jalan-jalan di Semarang. Kini, hanya tinggal 1 buah yang saya pakai sampai sekarang. 

Saya sempat membeli sebuah jaket baru lagi seharga 200 ribu rupiah. Alhasil, saya hanya punya 2 jaket yang saya pakai bergantian setiap 2 minggu sekali. Kalau satu sudah kotor ya langsung saya cuci. Beberapa waktu yang lalu, saya menemukan jaket bekas saya yang lama tidak pakai karena resletingnya rusak. Tiba-tiba, saya menemukan produk pengganti resleting yang dijual di TikTok seharga 2.000 rupiah. 

Tanpa pikir panjang, saya pun segera membelinya. Saat saya coba, ternyata berhasil walau tidak bisa menutup sempurna. Jaket itu pun saya pakai dan saya gunakan sebagai serepan kalau dua jaket utama sedang masuk laundry.

Ketiga, tumbler

Percayalah, saya anti sekali membeli tumbler. Alasannya simpel. Saya sering mendapat hadiah atau souvenir tumbler dari berbagai event. Entah event blogger, workshop YouTube, event di bidang pendidikan, dan pemberian caleg saat kampanye. 

Hingga sekarang, saya sudah punya 19 tumbler. Sebanyak 10 diantaranya memiliki bentuk, warna, dan ukuran yang sama hanya beda pada tulisannya saja. 

Atas alasan itu, saya sekarang tidak pernah membeli tumbler. Saya menggunakan 4 diantara sebagai tumbler sehari-hari. Walau banyak rekan kerja memiliki tumbler mahal aneka merek, saya tetap setia pada tumbler gratisan. Toh fungsinya buat menyimpan air minum kan? Saya juga tidak ngopi jadi hampir tidak pernah menyimpan air panas di dalam tumbler.

Keempat, kacamata

Bulan kemarin, saya baru ganti lensa kacamata setelah terakhir kali saya lakukan tahun 2019. Bayangkan, sudah 6 tahun saya tidak ganti kacamata.

Saya memiliki 2 buah kacamata yang saya buat bergantian. Satu menggunakan frame besar dan satu frame kecil. Penggunaan frame besar untuk kegiatan naik motor demi keselamatan. Sedangkan, frame kecil saya gunakan saat tidak naik motor.

Walau ada banyak godaan untuk membeli kacamata dengan mode terbaru, tetapi saya masih istiqomah dengan frame kacamata saya. Wong masih layak pakai. Dulu,saya belinya juga mahal. Untuk frame besar harganya 500 ribu rupiah dan frame kecil 300 ribu rupiah. Harga yang mahal ternyata sebanding dengan kewetan barang.

Itulah 4 barang yang awet saya gunakan hingga sekarang. Rahasia barang tersebut awet ya karena harganya mahal  plus saya menggunakannya sebaik-baiknya. Saya langsung menyimpannya jika sudah tidak digunakan.


Post a Comment

Sebelumnya Selanjutnya