"Betty en Teatro", Usia Senja Bukan Penghalang Berkarya

Masih ingat dengan telenovela Betty la Fea? 

Poster Betty en Teatro. -pintiketdotcom
Telenovela yang tayang di awal tahun 2000an ini memang fenomenal. Termasuk saya yang masih hafal berapa scene adegan di dalamnya. Saat Patricia mengibaskan poninya, kala Betty dipermak oleh Nyonya Cathalina, hingga sederet adegan lain yang cukup unik.

Hampir dua puluh tahun lepas telenovela itu tampil di layar kaca, pada beberapa waktu belakangan, para pemainnya kembali unjuk gigi. Bukan dalam bentuk sinetron melainkan dalam bentuk teater. Para pemain yang usianya sudah menua itu kembali menyapa para penggemarnya melalui sebuah pertunjukan teater bertajuk: Betty en Teatro.

Berbeda dengan tampilan sinetron, pertunjukan teater yang diperankan oleh hampir seluruh pemeran Betty ini memiliki konsep berbeda. Mereka juga menari dan melakukan beberapa atraksi unik di atas panggung selama hampir sekitar 1,5 jam. Adanya pertunjukan teater ini sekaligus menjawab kerinduan para penggemar Betty la Fea. Tak hanya di Kolombia, namun para penggemar Betty di berbagai negara lain pun juga merasakannya.

Pertunjukan teater ini diselenggarakan di beberapa negara. Salah satu negara yang memiliki antusiasme cukup tinggi adalah Kosta Rika. Saat digelar di negara Amerika Tengah tersebut, sambutan terhadap Anna Maria Orozco- pemeran Betty- dan kawan-kawan sungguh luar biasa. Kursi penonton penuh dan gemuruh bersahut-sahutan kala beberapa pemeran penting menjalankan aksinya. Pertunjukan ini juga digelar di beberapa negara lain seperti El Salvador, Guatemala, dan Panama.


Pemeran Betty yang sudah menua juga menari saat pertunjukan. - pintiketdotcom
Jalan cerita yang diangkat juga tak jauh dari versi televisinya. Seputar konflik di kantor Eco Moda. Barangkali, yang cukup menarik perhatian adalah kisah asmara Aura Maria- resepsionis Eco Moda dengan Fredy Stewart- kurir di kantor tersebut. Kalau Anda menyimak tayangan telenovela ini pasti akan gemas dengan kisah percintaan mereka berdua yang putus nyambung. Siapapun tentu geram dengan sosok Fredy yang mata keranjang, tidak tegas, dan seperti anak kecil.

Para kartel member-Sandra, Sofia, Bertha, dan Aura Maria berdialog dengan bos mereka, Armando Mendoza. pintiketdotcom
Cerita utama masih mengangkat kisah segitiga antara Betty, Armando, dan Marcela. Bagaimana Marcela dan Patricia menghina Betty secara membabi buta menjadi hal yang tak bisa dilupakan begitu saja. Tentu, adegan perseteruan Patricia dengan kartel member- para sahabat Betty- juga menjadi tontotan yang mengasyikkan.


Perseteruan para kartel member dengan Patricia dan sang pelakor, Jenny Garcia.- pintiketdotcom
Bagaimana keseruan Bertha dan Sandra, dua sahabat Betty yang menjadi terdepan mengejek Patricia dengan gaya kibas poninya. Hanya sayang, sosok Inesita yang merupakan pekerjan lansia di Eco Moda tak bisa bermain. Usia sang pemain yang sudah menginjak 80 tahun lebih menjadi alasannya. Walau begitu, sang pemeran Inesita, Dora Candavid tetap setia menonton pertunjukan rekan-rekannya di kursi penonton. Bahkan, pada suatu adegan, Hugo Lumbardi, sosok banci yang menjadi desainer Eco Moda memanggil Inesita yang merupakan asisten setianya. Hugo pun dengan aksi spontan turun dari panggung dan menyalami Inesita.

Betty beruntung memiliki sahabat yang pengertian, terlepas dari penampilannya. - pintiketdotcom

Sosok Hugo memang unik. Ia memang tokoh antagonis yang lebih sering bersekutu dengan tokoh antagonis lain seperti Daniel dan Marcela. Namun, ia menjadi sosok yang paling menyayangi Inesita dan sangat menghormati bawahannya itu. Di sebuah adegan dalam versi telenovela digambarkan Hugo sangat mencemaskan Inesita saat asistennya tersebut sakit. Bahkan, jika Hugo membentak pekerja lain-terutama para model yang tak becus berlenggak-lenggok di catlwak- ia tak pernah melakukannya demikian ke Inesita. Inilah salah satu cerita paling berkesan dalam tayangan Betty la Fea.
Kisah ditutup dengan bahagia antara Betty dengan Armando. - pintiketdotcom
Betty la Fea memang sebuah fenomena. Ia mendobrak pemahaman mengenai wanita cantik dalam dunia modern. Meski akhirnya ia menjadi cantik, nyatanya kerja keras dan kepintarannyalah yang membuatnya dihargai dan dihormati. Beberapa sosok yang hanya mengandalkan gaya, seperti Patricia dan Jenny Garcia, sang pelakor suami Sofia, sahabat Betty pun akhirnya tersingkir. Betty menjadi ikon diskriminasi terhadap wanita yang secara penampilan fisik kurang baik.



Melihat sekilas pertunjukan ini, saya jadi penasaran bagaimana jika mereka juga bermain di Indonesia. Apakah akan mendapat sambutan serupa?


***
PS : Nama akun @ikromzzzt yang saya gunakan di Twitter dan Instagram terinspirasi dari celetukan Hugo Lombardi : zzzzztttt

37 comments:

  1. Dulu saya paling suka banget dengan sinetron ini, hampir selalu mengikuti serialnya. Tidak mau ketinggalan pokoknya deh. Walau dulu, televisi masih dominan hitam putih warnanya.
    Ah si Betty yang lagaknya oon tapi cerdas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. mas ini tahun 1999 udah berwarna hehehe

      iya lucu banget mas betty ini

      Delete
  2. Wah, kalo taun 2000 aku masih 5 taun tuh. he eh. tapi pernah tayang di RCTI juga kan mas?

    sangat legend pastinya tahun segitu. kalo 2 tahun berikutnya serial kamen rider ryuuki sudah muncul juga kisaran tahun 2002, mas.

    mmmm ... jadi nama ikromzzzt telah mengingatkan ke hugo ya? ha ha siyap mas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. waaa aku udah udah kelas 4 SD udah tua banget....

      itu juga suka aku
      wkwkwm iya mas dari hugo lucu banget itu

      Delete
  3. Jadi pingin nonton , saya dulu penggemar telenovela
    Tapi justru ngga nonton Betty la Fea :D

    ReplyDelete
  4. Whoaaa telenovelaaaaaa :D
    Aku auto inget Maria Mercedes nih Mas.
    Kalo Betty aku ngga ngikutin
    Etapiii ada versi teaternya seru ughaaaa yak
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah klo itu udah lama se
      pas aku tK 195 wkwkw

      iya seru banget mbak

      Delete
  5. wah betty ini tayang pas aku masih sma kalau nggak salah. lupa-lupa ingat nih sama ceritanya. tapi dulu aku setia juga ngikutin ceritanya. keren ya mereka bisa reuni lagi

    ReplyDelete
  6. KEREN!! Mereka masih bisa berkarya meski hanya di panggung teater

    ReplyDelete
  7. Jaman SD juga lumayan sering nonton ini sore-sore. Tapi habis si Betty nikah sama Armando, enggak pernah nonton lagi. Jare mbakku : "Ganti weh, ganti. Iki wis film e cah gede" --- Jadi enggak tau cerita habis nikah itu gimana.

    Misal ada di Indonesia, nanti kudu di dubbing juga noh, mas, dialog e mereka. Hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. soale udah nikah terus ya gitu deg mas

      lah iya harus aku juga cri dubbibg di yutubnya ini hahah

      Delete
  8. Waih jadi keingat dulu sempat nonton di Tv. Pas booming telenovela dengan sulih suara.

    ReplyDelete
  9. Baru tau ada telenovela ini, dulu sering nantinya amigos,caritare Angel dll...

    ReplyDelete
  10. Ini tontonan favorit saya dulu. Cerita yang unik dan menarik. Keren ya, ditampilkan dalam bentuk teater gitu...

    ReplyDelete
  11. Eung ... temenku ada yang (dulu) penampilannya mirip Betty La Fea. Aku jarang banget nonton sih, cukup sekadar tau biar nggak kudet.

    ReplyDelete
  12. Wah berasa nostalgia sih kalo baca ulasannya ini, dan aku pun ikut penasaran apakah kalo main di INdonesia bakal dipadati pengunjung ya

    ReplyDelete
  13. Mau nonton bisa dapat filmnya di mana? Yang berbayar juga gak apa-apa. Ingin tahu ceritanya

    ReplyDelete
  14. aku berusaha mengingat si Betty La Fea ini. haha mungkin waktu itu udah jarang nonton tipi.. jadi lupa2 ingat tampangnya si Beti

    ReplyDelete
  15. Ya ampuun telenovela jaman aku SMP ini wkkwkwk time flies banget deh dulu salah satu telenovela favorit juga :)

    ReplyDelete
  16. Sering dengar dulu sinetron ini
    Tetapi tidak pernah ikutin karena dasarnya ga suka sinetron

    ReplyDelete
  17. Jadi nostalgia deh dengan betty lavea. Coba aja ada lagi yang mau tayangkan sinetronnya hehehe

    ReplyDelete
  18. Saya dulu kadang nonton ini, meski ga ngikutin semuanya.
    Dan Luamayan mengena di hati nih Betty Lafea, soalnya saya dulu dipanggil Betty ama pacar, karena saya miri Betty katanya.

    Kalau orang lain marah dibilang gitu, saya malah senang, soalnya kan Betty itu cerdas hahaha

    ReplyDelete
  19. Ya ampuuuuun ada yang nulis soal betty. Aku dulu penggemar Betty La Fea, saban hari nonton di hampir mau maghrib. Tapi lama-lama ngebosenin pas udah terlalu dipanjang-panjangin.

    Tetep yaaa cewek cantik jd perhatian. Selanjutnya didukung sama kepintaran dan kecerdasa Betty.

    ReplyDelete
  20. wah dulu pas abis pulang sekolah, ini jadi tontonan wajib buat hiburan :D

    ReplyDelete
  21. Aku termasuk favorit tuh nonton Betty La Fea ini. Ngikutin engga ketinggalan. Termasuk Esmeralda. Haha...duuuh itu jadul banget...
    Udahnya engga ngikutin telenovela lagi. Apalagi drakor, takut nontonnya...takut ketagihan. Hehe...

    ReplyDelete

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.