Aneka Cerita Mistis di SMA Tugu Malang

Bangunan lawas SMAN 1 Malang. - ngalamco

Halo semuanya, apa kabar? Pada malam Kamis ini, saya menghadirkan edisi spesial pada tulisan saya.


Tekait tulisan saya mengenai pengalaman sekolah di SMA Negeri 1 Malang kemarin, ada beberapa orang yang menanyakan mengenai pengalaman mistis saat bersekolah di sana.

Tidak dipungkiri, SMA Tugu (SMAN 1 Malang, SMAN 3 Malang, dan SMAN 4 Malang) adalah salah satu sekolah yang konon katanya memiliki banyak penampakan. Bahkan, sekitar awal tahun 2000an, ada sebuah stasiun TV dari Korea Selatan  yang menyambangi SMA Negeri 3 Malang.

Stasiun televisi tersebut menayangkan secara khusus fenomena mengenai lantai berdarah yang terdapat di SMA Tugu. Lantai berdarah yang dimaksud adalah bercak merah yang tampak jelas dari ubin lantai berwarna kuning.

Lalu, apakah isu itu benar?

Lantai berdarah yang misterius

Warna merah dan kecoklatan yang berada pada ubin lantai memang sangat jelas. Kebetulan, kelas saya dulu berada di lantai atas yang semua ubin lantainya berwarna kuning. Pola warna merah kecoklatan itu tidak terlalu teratur. Kadang dalam satu ubin membentuk sebuah lingkaran dan pada ubin lain berupa garis lurus.


Saya menyangsikan jika warna merah tersebut adalah darah. Alasannya, warna bekas darah yang sudah lama kering biasanya menghitam seperti borok. Ini lebih kepada kecoklatan muda dan ada yang berwarna oranye.

Menurut Guru Bahasa Inggris saya dulu, warna merah tersebut adalah bekas dari kebakaran yang pernah terjadi pada bangunan SMA Tugu. Kapan terjadinya kebakaran ini belum tahu pasti. Namun, jika menelisik sejarah Kota Malang, gedung ini bisa jadi menjadi salah satu target bumi hangus yang dilakukan oleh para pejuang RI saat revolusi fisik melawan Belanda.

Baca juga: Lima Bangunan Terbengkalai Favorit yang Disambangi Joe Kal

Entah bagaimana kebenarannya, yang pasti isu yang muncul jika lantai di sekolah tersebut diganti akan menyebabkan “bekas darah” itu muncul kembali adalah hoaks belaka. Saya bisa memastikan itu tidak benar karena saat saya kelas XI (kelas 2), terjadi renovasi di kelas bawah. Kelas tersebut pernah saya gunakan saat kelas XII (kelas 3) dan tidak ada satupun bekas warna merah yang muncul di lantai yang baru.

Terowongan maut di aula

Menurut kabar yang beredar, di bawah lantai aula Tugu yang digunakan bersama 3 sekolah, ada terowongan yang menhubungkan sekolah saya dengan Stasiun Malang. Entah bagaimana isu ini muncul tetapi bisa benar dan bisa salah.

Bisa benar karena lantai aula tersebut adalah papan kayu yang disusun sedemikian rupa. Dari lubang antar papan kayu itu, saya dulu pernah kepo dan melongok apa yang ada di bawahnya dengan menjatuhkan semacam buntalan kertas. Teman saya juga pernah menjatuhkan penghapus besar saat aula sedang sepi karena saking penasarannya. Bunyi pantulan itu terdengar cukup kencang. Makanya, saya memprediksi bahwa dasar dari lorong di bawah aula itu cukup dalam.

Baca juga: Merasakan Ada Makhluk Astral di 5 Tempat Traveling Ini

Fakta selanjutnya adalah adanya terowongan di Stasiun Malang Kota Baru yang digunakan penumpang untuk berpindah peron. Terowongan ini selalu saya gunakan kalau baru datang dari luar kota. Tetapi, saya tidak menemukan ujung terowongan yang bisa saja terhubung ke sekolah saya. Semua sisi terowongan di stasiun ini sudah saya jelajahi, dari peron 1 hingga 4. Entah jika ada sisi lain yang bisa saja sudah ditutup. Jadi, saya tidak bisa memastikan apakah isu ini benar.

Suara derap hantu tentara tanpa kepala saat malam 17 Agustus

Isu ini menjadi buah bibir dan menjadi isu sensitif terutama bagi siswa yang mengikuti Paskibra. Isu yang muncul adalah adanya pasukan milter tanpa kepala yang berbaris rapi di aula tugu pada malam tanggal 16 Agustus. Saat anak-anak Paskibra bermalam dan bersiap untuk tugas upacara detik-detik Proklamasi keesokan harinya.

Selama tiga tahun saya bersekolah, tidak pernah ada teman atau anak Paskibra yang melihat mereka. Bahkan, saat saya kelas XI, ketika ikut PMR dan bermalam pun tidak ada suara derap langkah kaki yang terdengar atau para hantu militer tanpa kepala.

Penampakan noni Belanda

Bangunan yang sudah ada sejak zaman kolonial biasanya memuat penampakan hantu berwujud Noni-Noni Belanda. Entah sudah merupakan cara makhluk halus dalam beradaptasi atau bagaimana, tetapi hantu Noni Belanda seakan menjadi ciri khas. Sekolah masa colonial ya hantunya Noni Belanda.

Baca juga: Menerawang Jejak Noni-noni Belanda di Teras Cihampelas

Berhubung saya tidak bisa dan jangan sampai melihat makhluk halus, maka saya belum bisa membenarkannya. Namun, rekan sekelas saya yang bisa melihat pernah berujar bahwa  ada penampakan noni-noni Belanda di kelas akuarium. Kelas akuarium adalah kelas yang menempati bangunan baru dengan banyak kaca sehingga namanya kelas akuarium.

Penapakan kepala pecah dalam foto kalender

Meski saya belum pernah melihat Noni Belanda secara langsung, tetapi pada suatu ketika warga sekolah digegerkan dengan adanya penampakan wanita dengan kepala yang pecah pada foto kalender. Tiap tahun selalu ada foto kalender yang berisi kolase foto bersama tiap kelas.

Baca juga: Kisah Kekejian Tentara Jepang di Pojok Alun-alun Malang

Nah, saat foto bersama suatu kelas, di sebelah siswa perempuan ada penampakan tersebut. Sangat jelas dan terdapat mata, hidung, telinga dan rambut tetapi ada bagian yang kurang jelas atau pecah pada kepalanya. Awalnya banyak yang mengira itu hanya ilusi optik semata. Namun, saat dilihat lebih seksama, ternyata memang mirip penampakan seorang wanita muda.

Entah siapa dia yang jelas, foto yang diambil dari gerbang sekolah itu mengandung penampakan tersebut. Bisa jadi, ia adalah jin yang berwujud Noni Belanda dan sejenisnya.

Hilangnya Ruang A12

Misteri terakhir yang saya ingat adalah hilangnya ruang A12. Jadi, ruangan kelas di sekolah saya diberi kode. Untuk ruang di lantai 1 diberi kode B dengan angka. Sedangkan untuk ruang di lantai 2 diberi kode A.

Nah, ada satu hal yang menarik yakni tidak ada ruangan dengan kode A12. Jadi, setelah ruangan A11 lalu diikuti A13. Entah di mana keberadaan ruang A12. Apakah pihak sekolah lupa atau ada hal lain. Yang jelas, tidak adanya ruang A12 ini menjadi salah satu misteri unik di SMAN 1 Malang.

Beberapa misteri tersebut hingga kini masih dipertuturkan dari generasi ke generasi. Dari kakak kelas ke adik kelas. Hingga, walau sudah lulus pun cerita misteri it uterus berbekas.

 

10 comments:

  1. sek sek sek ,penyuka hal hal ganjil dan misteri ambil posisi dulu :D

    mas sma tugu berarti dekat hotel tugu ga?

    eh kok aku serasa kayak ikutan kepo ya pas ngetes benda yang dijatuhkan ke dasar itu gemanya kayak kedenger lebih dalam, jadi pengen ngira jangan jangan dan jangan jangan heheh
    tapi pas penelusuran tiap perone blum menangi ada yang tembus ke sma nya ya mas, but ga tau juga misale ada yang ketutup atau ga nya wallohualam

    ehhhh aku jadi bayangin kelas akuarium dan foto kalender yang diprediksikan ada penampakan hhhuhu

    ReplyDelete
    Replies
    1. suaranya kenceng mbak jadi keliatan kalau jeu wkwk
      belum mbak soalnya terowongannya cuman buat pindah sisi peron aja
      tapi ya gatau lagi kalau ada yang ditembok dan ngarah ke sekolahku wkwk


      Delete
  2. Wah, banyak misteri juga ya SMA tugu Malang. Bahkan sampai ada stasiun televisi Korea Selatan yang meliput, berarti misterinya sudah mendunia.

    Penasaran sama lantai yang berdarah, itu beneran bekas kebakaran apa karena ada penampakan ya. Belum lagi penampakan Noni Belanda.

    Yang serem itu hantu tanpa kepala pas mau Agustusan.😱

    ReplyDelete
  3. Asik, mas Ikrom bahas lagi tempat yang konon angker ...
    Semoga kelak di lokasi mas Ikrom busa bertemu langsung dengan 'si penunggu', eh* salah .. xixixi.

    Mengenai terowongan menurutku dahulunya ada kemungkinan besar tembus ke stasiun.
    Mengingat jaman dulu sebagai tempat jalur rahasia pada masa peperangan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. siap mas saya buat satu slot tiap 2 minggu sekali ya smeoga bisa hehe

      iya makanya aku penasaran soalnya terowongannya ada buat penumpang ganti peron
      coba kalau ke malang naik kereta lak disuruh keluar lewat terowongan ini kalau turun di peron 2/3/4

      Delete
  4. Gedung sekolah saya waktu SMA juga ada cerita seramnya. Tapi saya tak sepenuhnya tertarik karena saya jarang juga terlibat kegiatan sekolah sampai sore, apalagi malam.

    Tapi memang sih, kalau bangunan tua pasti auranya agak seram. Terutama kalau pernah ada suatu kejadian yang misterius, atau musibah/tragedi. Aura seramnya akan semakin kuat.

    ReplyDelete
  5. Baca cerita-cerita seperti ini selalu menarik tapi sebenarnya aku sendiri takut dan jangan sampai bisa ngelihat sih 😂
    Tapi tetap suka dengar cerita horor-horor gini, misteri dibaliknya bikin penasaran. Aku jadi penasaran sama kisah terowongan di aula, kalau beneran ada sih, keren banget 🙊

    ReplyDelete

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.