ParoDivas, Jembatan Persahabatan "Pageant Lover" Indonesia dan Filipina

parodivas
Parodi Miss Universe Indonesia 2020 yang berhasil menjadi Miss Universe edisi karantina 2020. - Sumber: YT Parodivas

Layaknya pertandingan sepak bola, di dalam dunia pageant alias kontes kecantikan, rivalitas antar pendukung kontestan suatu ajang juga kerap terjadi. 

Mereka pun tak jarang juga saling menjatuhkan antar satu pendukung dengan pendukung lainnya. Salah satu perseteruan dalam perpejenan yang ramai adalah antara oknum Pageant Lover (PL) Indonesia dan Filipina. Dua pendukung ini kerap berseteru dalam berbagai forum. Beberapa orang menyebut perseteruan tersebut dimulai dari insiden salah sebut pemenang Miss Universe 2015. 

Awal mula perseteruan PL Indonesia dan Filipina

Kala itu, Miss Universe Indonesia, Anindya Kusuma Puteri malah mendekati Miss Universe Kolombia  Ariadna Gutirrez yang baru dicopot mahkotanya karena kesalahan penyebutan pemenang. Anindya tidak mendekati Pia Wurtzbah sebagai Miss Universe 2015. PL Filipina menyebut Anindya tidak sportif dan malah mendukung Miss Kolombia.

Baca juga: Mengulik Sesi Deep Interview Miss Universe

Ada juga yang menyatakan bahwa perseteruan ini dimulai karena Indonesia mulai menunjukkan taji berbagai kontes kecantikan. Satu tahun selepas kejadian salah sebut itu, Puteri Indonesia Perdamaian 2016 Ariska Puteri Pertiwi berhasil menggondol juara Miss Grand International yang merupakan salah satu ajang grand slam pageant. 

Kebetulan, saat last two standing, Ariska bersama Miss Grand Filipina Nicole Ignacio Cordoves. Filipina pun dianggap belum rela jika wakilnya menduduki posisi runner-up. Dan setahun kemudian lagi, Indonesia berhasil menyabet juara pada Miss International. Saat itu, wakil Filipina gagal tembus ke semifinal. Praktis, banyak spekulasi Filipina mulai takut jika eksistensinya sebagai negara yang mendominasi kontes kecantikan di Asia Tenggara tergusur oleh Indonesia.

Baca juga: Tradisi dan Obsesi Rakyat Filipina pada Kontes Kecantikan

Benar tidaknya rumor tersebut memang belum pasti. Tetapi, pada banyak kesempatan, ada saja "perang" yang terjadi antara PL Filipina dan Indonesia. Dalam forum yang dihelat oleh berbagai pengelola kontes kecantikan, selalu saja ada komentar negatif, baik dari kubu Indonesia maupun Filipina. 

Kemunculan Parodivas

Namun sebenarnya, kedua penikmat pageant ini tidak berseteru terus-menerus. Salah satunya berkat peran beberapa anak muda yang tampil membawakan pesan bahwa untuk mencintai dunia pageant tidak harus dalam bentuk yang negatif. Malah seharusnya, dukungan ini bisa diberikan dalam bentuk positif dan kreatif. Mereka adalah ParoDivas, konten kreator yang kerap mengunggah parodi mengenai kontes kecantikan dari Pampanga, Filipina.

parodivas
ParoDivas menampilkan sesi busana bikini Miss Universe. - Sumber: YT Parodivas

Kelompok ini awalnya terdiri dari 6 pria muda yang begitu kemayu dalam menjalankan tugasnya sebagai peserta kontes kecantikan abal-abal. Mereka kerap mengunggah parodi berbagai macam kontes kecantikan seperti Miss Universe, Miss Earth, dan Miss Grand International. Layaknya kontes sungguhan, mereka pun sangat total memberikan aksi di depan kamera. 

Baca juga: Dominasi Negara Latin pada Kontes Kecantikan Internasional 

Semisal, memakai sepatu hak super tinggi yang juga digunakan oleh para peserta kontes kecantikan. Catwalk yang unik dengan pengambilan gambar yang dimiripkan saat kontes berlangsung membuat banyak orang terutama PL terkesima dengan penampilan mereka. Tak hanya itu, layaknya kontes kecantikan pula, mereka juga kerap memakai berbagai kostum yang diperlombakan. 

Parodivas
Parodivas menampilkan parodi Miss Earth. Sumber: YT Parodivas
 

Mulai kostum nasional (natcos) dan kontes bikini atau pakaian renang, serta tentunya evening gown atau gaun malam. Dengan mimik wajah yang sumringah, tanpa malu-malu kucing, mereka pun berlenggak-lenggok di tempat yang bagi kebanyakan orang cukup aneh semisal di pinggir sawah.

Yang membuat menarik, keenam pria muda tersebut "mewakili" enam negara yang mengikuti kontes kecantikan. Mereka adalah Miss USA Carlos Miguel Macabali, Miss Filipina Mj Macabali, Miss Venezuela James Ian Macabali, Miss Thailand John Edison Macabali, Miss Indonesia Ariel Tanhueco, dan Miss Kolombia Raymund Christian Lopez.  

Tampil total dalam berbagai jenis penilaian

Dengan sash yang menempel di badan mereka, keenamnya seakan bangga mewakili negara-negara tersebut. Tak jarang, saat sesi Q and A atau babak tanya jawab, mereka pun menggunakan bahasa nasional dari negara tersebut.

Sayangnya, pada awal 2020 kemarin, salah satu dari mereka yakni Miss Kolombia meninggal dunia akibat deperesi. Tentu, rasa kehilangan amat besar dirasakan oleh para penikmat mereka dari seluruh dunia, termasuk dari Indonesia sendiri. Makanya, pada saat wabah covid-19, mereka pun yang tinggal berlima melakukan parodi bertajuk Miss Universe 2020 Quarantine Edition alias Miss Universe edisi karantina korona.

 

Dalam parodi tersebut, mereka tetap tampil prima dengan berlenggak-lenggok di atas "catwalk" sembari menabar senyum. Bedanya, untuk mempromosikan gerakan di rumah saja dan program karantina kewilayahan yang didengungkan oleh Pemerintah Filipina, mereka pun mengenakan masker.

Dalam kaitannya dengan ajakan untuk melakukan physical distancing, saat parodi last two standing yang biasanya dilakukan dengan berpegangan tangan, kini mereka melakukannya dengan jarak lebih dari 1 meter.

Parodivas
Last two standing yang memerhatikan phisical distancing. -  Parodivas

Tentu, lagi-lagi apa yang mereka lakukan mendapat banyak perhatian dari pageant lover di seluruh dunia. Banyak yang sangat mengapresiasi pertunjukan ini karena  sama halnya dengan sepak bola, para pendukung kontes kecantikan pada tahun ini juga gigit jari. Tahun 2020 tanpa pageant menjadi tahun yang tidak menarik tetapi kehadiran Parodivas membuat tahun ini sedikit berwarna.

 

Mendapat atensi dari Miss Universe 2018

Atas alasan ini pula, Miss Universe 2018 yang juga dari Filipina Catriona Gray pun mengapresiasi mereka dengan melakukan sebuah panggilan video dengan mereka. Difasilitasi oleh TV GMA, Catriona sangat gembira menyapa mereka. Ia bahkan tak bisa menyembunyikan gelak tawanya saat ia tahu totalitas mereka dalam berkarya. Khusus untuk "Miss Filipina", Catriona bahkan terus memuji penampilannya terlebih saat sang pria tersebut memarodikan dirinya.

Tidak hanya sekadar mengapresiasi, Catriona juga menjadi juri layaknya juri Miss Universe. Sang presenter memberi pertanyaan mengenai hikmah di balik pandemi covid-19. Kelima pria tersebut pun cukup lancar menjawab dengan bahasa nasional negara yang mereka wakili. Miss Indonesia KW pun sangat lancar menjawab pertanyaan dengan bahasa Indonesia. Semua sepakat bahwa pandemi ini memang butuh kerja sama, tak hanya oleh satu negara saja, melainkan seluruh negara di dunia ini. 

Parodivas
Catriona Gray menyapa Parodivas dalam sebuah acara TV Filipina. - Sumber : GMA TV

Parodivas adalah salah satu ikon untuk menyatukan negara-negara tersebut terutama negara yang memiliki nama besar di dunia pageant serta penduduk banyak seperti USA, Indonesia, dan Filipina. Kemunculan parodivas memang fenomenal. Tetapi, lebih dari itu, mereka juga merekatkan persahabatan para PL terutama PL Indonesia dan Filipina. 

Ariel Tanhueco yang memarodikan Miss Universe Indonesia begitu kagum dengan sosok Frederika Alexis Cull, Puteri Indonesia 2020. Saat mereka melihat babak final Miss Universe 2019 kemarin, Ariel sangat gembira saat nama Fred disebut masuk 10 besar. Walau, wakil dari negara mereka sendiri, Gazini Ganados gagal menembus  babak tersebut.

Kekaguman Ariel pada Frederika bahkan membawanya ke Indonesia dengan menghadiri malam Pemilihan Puteri Indonesia 2020 awal Maret kemarin. Ia juga berfoto dengan Fred yang baru saja melepas gelar puterinya. 

parodivas
Ariel Tanhueco, salah satu personel Parodivas, datang jauh-jauh ke Indonesia untuk melihat langsung malam final Puteri Indonesia 2020. Ia begitu mengidolakan Puteri Indonesia 2019, Frederika Alexis Cull. - Sumber : TV GMA

Sontak, foto tersebut banyak dikomentari oleh PL Indonesia yang sangat berterima kasih atas dukungan salah satu PL Filipina tersebut. Banyak yang menyadari bahwa sebenarnya hubungan PL Indonesia dan Filipina haruslah erat karena pada tahun belakangan ini, kekuatan negara Asia Tenggara benar-benar diperhitungkan. Bersama Thailand dan Vietnam, Indonesia dan Filipina kerap mendapat pencapaian bagus di berbagai ajang.        

parodivas
Totalitas dalam berkarya. - Parodivas

Pada akhirnya, apapun kegemaran terhadap suatu ajang sudah semestinya diikuti dengan semangat untuk bertindak sportif dan saling menghargai. Dan untuk itu, apresiasi terhadap ParoDivas atas kegigihan mereka dalam merancang konsep kontennya, patutlah diberikan.

14 comments:

  1. Wkwkwkkw lucuu

    Jadi ingat Mimi Peri sama Yoga arizona
    Yang sering parodiin miss-miss di instagram mereka kwwkwk

    ReplyDelete
  2. Gokiiil abis .., kreativitas mereka patut diacungi 2 jempol.

    Nah begini nih kalau mau terjun ke entertaintment ya kudu totalitas banget kayak Parodivas begini.

    ReplyDelete
  3. Wahhh gokil abis sih ini, action yang diparodikan pun sangat totalitas banget. Bahkan pergerakannya seperti terlihat alami, hha mirip banget. Keren keren keren abis

    ReplyDelete
  4. pas awal liat foto sek go masker kok aku mbatin deneng rambute cepak kabeh, curiga curiga eh skroll ke bawah ternyata lanangan kabeh emang ya parodivas iki hahahahha kocag, tapi jadi media untuk pengadem fans fanatik 2 kubu sek semula pada umeb umeban ya iki, malah ada juga tabggapan positif dari pageantnya atas atensi parodivas saat berakting layaknya sang miss miss yang berlaga di medan perang kontes beauty

    apalagi kalau uda meranin yang dari indonesia, pastinya karena massa kita sak hoh hah banyaknya makanya nek aktinge ciamik ya siap siap banjir pujian :D

    sayang nya pas baca ada salah satu yang meninggal tahun 2020 karena depresi aku jadi sedih euy

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaha tibake lanang yo mbak

      bener soale dua negara ini sering war dan bikin ngilu kalau war
      makanya mereka jadi pemersatu

      iya kasian soalnya dia engga cerita ke temannya

      Delete
  5. Awal baca saya bingung begitu mata kecantol liat gambarnya.. Eh ternyata parodi..

    ReplyDelete
  6. Justru saya lebih suka yang parodi-parodi daripada kontet sesungguhnya
    Lebih kocak dan menghibur
    Bikin tertawa terbahak bahak

    ReplyDelete
  7. Ternyata sama seperti sepak bola, bisa berseteru juga tapi dengan hadirnya 6 pria yang parodivas itu jadi makin erat hubungan antar PL. Lucu banget sih mereka, totalitas banget. Walaupun salah satu pergi tapi tetap semangat dan terus berkarya💪

    ReplyDelete

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.