Kontes Kecantikan Mana yang Paling Prestisius?

Para pemenang berbagai kontes kecantikan dunia pada tahun 2019. - Dok Istimewa

 

Ketika ada pertanyaan seperti itu, tentu banyak orang akan mengatakan bahwa Miss Universe adalah jawabannya.

Para komentator di blog ini yang berkomentar saat saya menuliskan tentang kontes kecantikan, banyak yang hanya mengenal Miss Universe. Kalau pun ada kontes kecantikan lain, maka Miss World juga cukup dianggap prestisius dan dikenal. Padahal, selain dua kontes kecantikan utama tadi, masih ada banyak kontes kecantikan yang cukup prestisius dan diperhitungkan.

Kontes Baru Bermunculan

Miss Universe dan Miss World adalah dua kontes tertua dunia. Keduanya muncul dari kontes bikini alias pakaian renang. Dari kontes pakaian renang, keduanya pun menjelma menjadi kontes kecantikan yang mempertandingkan wanita cantuk dari berbagai negara. Kontes Miss International muncul kemudian sekitar tahun 60an dan menjelma menjadi kontes kecantikan baru yang diperhitungkan. Meski jika bisa dikatakan, pemenang Miss International tidak setenar dua kontes tertua tersebut.

Bertahun-tahun, tiga kontes kecantikan tersebut menjadi kontes kecantikan yang diikuti oleh para wanita dari seluruh dunia. Walau ada beberapa kontes kecantikan lain seperti Miss Intercontinental dan Miss Asia Pasicific, nyatanya tiga kontes utama tadi masih tak bisa digeser ketenarannya.

Baca juga: Send Off, Tak Sekadar Tradisi Mengantarkan Peserta Kontes Kecantikan

Pada tahun 2000, di Filipina muncul kontes kecantikan baru bernama Miss Earth. Kontes ini berfokus pada kampanye usaha pelestarian lingkungan dan berbagai isu pemanasan global. Sejak saat itu, Miss Earth beserta tiga kontes kecantikan lain dimasukkan dalam big four female pageant oleh beberapa media. Keempat kontes kecantikan ini pun menjadi patokan apakah suatu negara berhasil mengirimkan wakilnya.

Pada tahun 2010an, ada dua kontes kecantikan baru yang mulai menarik perhatian khalayak. Keduanya adalah Miss Supranational yang dimulai pada 2009 dan Miss Grand International pada 2013. Walau baru, kedua kontes kecantikan tersebut cukup menarik perhatian karena pengemasan konsepnya yang tidak biasa. 

Jessica Fitriana asal Indonesia menjadi juara ketiga pada ajang Miss Supranational 2019. - Miss Supranational 2019.

Miss Supranational misalnya yang cukup apik dalam menampilkan peserta dalam sesi swimsuit. Peserta yang enerjik menjadi daya tarik tersendiri yang mampu menarik perhatian penonton. Demikian pula Miss Grand International yang apik dalam mengemas sesi evening gown, crowning moment, last walk, dan speech. Tangis haru sering tergambar dalam Miss Grand International lantaran ada sesi pengambilan mahkota pemenang tahun sebelumnya yang akan lengser. Sesi ini tak dimiliki oleh kontes kecantikan lain.

Downgrade Miss Universe dan Kemonotonan Miss World

Walau Miss Universe dan Miss World dianggap sebagai kontes kecantikan prestisius, nyatanya bagi penggemar pageant, kedua kontes kecantikan tersebut semakin tahun semakin  tidak menarik untuk tidak ditonton. Mereka menganggap bahwa keduanya mulai tersaingi oleh pageant baru terutama Miss Supranational dan Miss Grand International.

Baca juga: Mengulik Sesi 'Deep Interview' Miss Universe

Miss Universe misalnya. Pageant yang berkantor di New York AS ini dianggap terus mengalami penurunan kualitas. Terutama, dalam hal tata panggung yang digunakan untuk menampilkan para peserta. Sorotan akan hal ini tampak pada tahun 2019 saat kontes ini digelar sebelum pandemi covid-19. Saat itu, penonton Miss Universe amat kecewa dengan panggung sesi preliminary yang sangat sempit.

Walau pada tahun sebelumnya panggung yang digunakan amat mewah, nyatanya penyelenggara Miss Universe tidak mengulanginya. Mereka menggunakan panggung mini di sebuah hotel dengan tempat duduk penonton yang amat sesak. Untuk sekelas Miss Universe, panggung sekecil itu adalah sebuah penurunan yang sangat signifikan.

Miss Malaysia memamerkan kostum nasionalnya pada panggung Miss Universe 2019 yang cukup sempit. - Miss Universe

Belum lagi beberapa peserta terjatuh akibat lantai panggung yang licin. Saat sesi kostum nasional, banyak peserta cukup kesulitan untuk bergerak dan bergantian dengan peserta lain yang baru saja tampil. Bahkan, ada seorang peserta asal Afrika yang nekat turun dari panggung karena melihat kontestan setelahnya memiliki kostum nasional yang berukuran besar. Sontak, aksi ini pun mendapat cibiran, bukan kepada pesertanya tetapi kepada penyelenggara Miss Universe sendiri.

Perhelatan Miss World juga menjadi sorotan karena begitu monoton dan tak banyak aksi panggung peserta yang bisa ditampilkan. Meski demikian, sesuai tagline kontes kecantikan ini yakni beauty of purpose,  kehebatan wanita cantik yang ditampilkan banyak ditonjolkan dalam bentuk speech. Bisa jadi, setelah sesi swimsuit dihilangkan, Miss World dianggap tidak begitu menarik dari sisi aksi panggung. Padahal, jika dilihat lebih dalam lagi, kontes ini amat berguna terutama dalam hal kepedulian sosial terhadap sesama.

Miss International dan Miss Earth yang Tak Banyak Diketahui Orang

Lain lagi dengan Miss International. Kontes kecantikan yang berkantor di Jepang ini jarang sekali diketahui oleh banyak orang, terutama orang Indonesia. Padahal, keikutsertaan Indonesia di ajang ini lebih dulu dibandingkan kontes kecantikan lain. Prestasi Indonesia juga paling baik dalam kontes ini dibandingkan kontes lain. Total, Indonesia sekali menjuarai ajang ini dan dua kali menjadi juara ketiga.

Baca juga: Dominasi Negara Latin pada Kontes Kecantikan Internasional

Dari segi pengemasan acara, Miss International sebenarnya cukup menarik. Jika kita sering melihat acara reality show di Jepang, konsep peserta yang sedang jalan-jalan, mengikuti kegiatan sosial, dan kegiatan sponsor kerap diperlihatkan. Sesi evening gown, national costume, dan swimsuit competition juga asyik untuk disimak.

Akan tetapi, ketika masuk sesi speech dengan menampilkan beberapa peserta yang masuk TOP 15, suasana pun menjadi hening. Saya sendiri melihatnya seperti lomba pidato yang begitu formal. Pengemasannya amat berbeda dengan Miss Universe atau Miss Grand International. Sorak sorai penonton masih terdengar setelah peserta memberikan buah pikirannya. Puncaknya, saat pengumuman nama peserta yang berhasil memenangkan kontes ini, rasanya tak semeriah kontes kecantikan lain. Walau demikian, ketika wakil Indonesia berhasil memenangkan ajang ini, rasanya tetap haru dan bangga atas pencapaian mereka.

 

Miss International 2016 Kyle Verzosa asal Filipina memahkotai penerusnya Kevin Liliana asal Indonesia. Kevin menjadi wanita pertama yang memenangkan ajang Miss International. - Kompas.com

Tempat penyelenggaraan acara yang sama bisa jadi salah satu alasan kontes Miss International tidak begitu menarik. Tata panggung yang sama, pencahayaaan yang sama, dan tentunya pengisi acara yang hampir sama tiap tahun seakan membuat semangat untuk melihat kontes ini tidak sebesar kontes lain.

Baca juga: Berapa Harga Lisensi Kontes Kecantikan Internasional?

Rumor yang tidak baik dari penyelenggaraan Miss Earth bisa menjadi salah satu hal yang membuat kontes kecantikan ini tidak begitu banyak dilirik penggemar pageant, terutama dari Indonesia. Rumor pelecehan seksual yang dialami oleh salah satu peserta pada gelaran beberapa tahun membuat kontes ini menjadi kontes yang tak begitu diminati. Ini  bisa dilihat dari jumlah pengikut mereka, baik Instagram, You Tube, atau platform lain.

Lalu, kontes kecantikan mana yang paling prestisius?

Untuk saat ini, Miss Universe masih menjadi yang terdepan. Disusul Miss World dan Miss International. Lalu, Miss Supranational dan Miss Grand International mulai naik daun di posisi selanjutnya. Miss Earth, walau masuk 4 besar kontes kecantikan, tetapi secara prestisius masih di belakang 5 kontes kecantikan lainnya. Setelah itu, kontes kecantikan minor lain, seperti Miss Intercontinental, Miss Globe, Miss Poli International, dan pageant lain. Namun, Miss Supranational dan Miss Grand International berpeluang menjadi dua pageant terbesar yang cukup prestisus. 

Pemilik ajang Miss Grand International tak kuasa menahan haru saat melepas mahkota Miss Grand International 2016, Ariska Putri Pertiwi. Momen ini menjadi tradisi MGI yang sangat ditunggu oleh penggemar pageant. - Dok Istimewa

Bagi saya sendiri, Miss Grand International amat berpeluang karena Mr. Nawat asal Thailand yang menjadi pemilik kontes ini amat apik dalam mengemas acaranya. Ia juga dikenal dekat dengan pageant lover dan mempertimbangkan saran serta masukan yang membangun bagi kontes kecantikan yang dibangunnya. Tiap taun, selalu ada upgrade dari Miss Grand International yang amat ditunggu oleh pecinta pageant. Beruntung sekali Indonesia pernah sekali memenangkan ajang ini.

Kalau Anda, kontes kecantikan mana yang menurut Anda paling prestisius dan paling anda sukai?

 

14 comments:

  1. Aku pun sempat keheranan lihat ukuran panggung penyelenggaraan Miss Universe 2019 lalu kok ngga kayak biasanya.

    Dari kesemua kontes2an menurutku ,... standar kecantikan [terutama bentuk wajah dan fisik] tetap miss Universe yang terbaik.
    Yang kedua miss World.

    Pemenang kontes2 kecantikan lainnya ya cantik biasa saja wajahnya.
    Tidak ada unsur 'WOW'.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas apalagi banyak peserta yang jatuh ya pas swimsuit
      kasian liatnya...

      MU tetep paling oke si memang dan rata rata goals dari wanita yang ikut pejen ya ke MU

      iya mungkin belum sewow MU

      Delete
  2. gw taunya memang miss universe, gw masih ingat dulu yang jadi juara nadine chandrawinata, atau siapa gitu ya namanya gw rada lupa :D, dia salah ngomong bahasa inggris indonesia adalah beautiful city :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya nadinde yang videonya viral itu smapai sekarang kadang diputar di portal pejen hehe

      Delete
    2. Aztaga ..
      Videonya masih sering diputar di portal pejen ?, Haha ..
      Kebayang tengsin sebenernya dia tuh .. tapi tetap aja still pede.

      Kok ya bisa tow ya ... wajah kebulean tapi bahasa Inggrisnya salah sebut.
      Pas grogi kelas dewi kali kuwi cici Nadine ..hohoho.
      [Kupanggil cici karena setauku dia juga blasteran Chinnese]

      Delete
  3. Selama ini cuma ngikutin Miss Universe, kadang miss world juga.. Baru benar2 ngeh ada miss intl sama miss grand intl waktu Kevin Liliana dan Ariska Putri menang ...

    Apapun itu, saya bangga sama semua pageant contest baik yg beauty apa yg male karena bikin bangga Indonesia dengan memperkenalkan budaya kita lewat natcosnya terutama

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas saya juga baru tau ada miss lain setelah ariska menang
      dulu ya cuma MU dan MW aja

      kalau pas natcos emang keren keren si wakil kita

      Delete
    2. Benar mas, negara kita beraneka ragam budaya dan orang-orangnya kreatif bikin kostum yg kadang bikin saya mikir "itu gimana ya bikinnya" hehe ....

      Delete
  4. Saya taunya hanya Miss Universe mas Ikrom, habis baca penjelasan mas Ikrom di atas, jadi tau ternyata ada banyak acara pageant yaaa, dan nggak sangka Indonesia sudah menang dua kali, masing-masing pada ajang berbeda. Which is great 😍

    By the way, apakah hanya ajang Miss Universe dan Miss World saja yang pindah-pindah negara penyelenggara, mas? Setau saya Miss Universe setiap tahun pindah negara, kan? Eh apa saya salah, ya? Hahahahaha nggak begitu memperhatikan. Terus bagaimana dengan Miss Grand International? Selalu diadakan di Thailand? 😆

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak Indonesia pernah menang dua kali untuk ajang grand slam tapi kalau ajang minor kita juga sering menang kok

      Miss Universe itu seringnya di AS mbak secara kan basenya di sana
      Kalau Miss Grand International seringnya di Thailand tapi keduanya juga pindah pindah kok mbak
      MU malah pernah di Thailand.

      cuma taun ini karena corona kayaknya ya dua negara itu karena mungkin masalah administrasi ya....

      Kalau Miss International udah 10 tahunan ini di Jepang dan di tempat sama..

      Delete
  5. Ouhh tak sangka cuma saya doank yg mikir ttg panggung miss universe 2019 lalu.. panggungnya yg kaya panggung biasa dipake kalau lagi peragaan busana. Malah panggung yg di pke model Victoria Secret lebih megah dari ini..

    Kalau saya malah lebih milih Miss World. mungkin karena dlu sempat senang pas Miss World diadain di Bali..

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya bener malah besaran peragaan busana di Jakarta mana licin lagi hehe
      miss world emang lebih ke sosial mas jadi lebih menginspirasi ya...

      Delete
  6. Saya tahunya cuma Miss universe dan Miss world saja mas, baru tahu kalo masih banyak Miss Miss lainnya seperti Miss Earth, Miss internasional, Miss grand internasional.

    Itu parah juga Miss universe 2019 ya, panggungnya kecil sampai ada peserta yang turun dari panggung karena melihat peserta selanjutnya pakai kostum yang besar, belum lagi ada yang terjatuh ya.😱

    ReplyDelete
  7. dulu yang paling populer miss world dan miss universe, dan aku taunya dua ini.
    lama lama bermunculan kontes serupa, ada miss supranational, dulu aku mikir supranational ini apa ya, namanya itu bikin penasaran

    ReplyDelete

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.