![]() |
Lawan sampai menang - Komikrena |
Sudah tidak ada kata yang bisa saya berikan untuk menggambarkan kondisi negara ini.
Rasanya sudah muak, jengkel, dan tidak ada lagi yang bisa diharapkan. Sudah sakit yang teramat sangat sampai-sampai saya ingin tertawa sangat keras. Saking kerasnya, bisa jadi mengalahkan suara dari sound horeg yang sedang lewat.
Gimana gak jengkel, anggota DPR yang katanya mewakili rakyat malah seakan menari di bawah penderitaan rakyat. Tidak hanya berjoged saat sidang, mereka juga seakan menantang rakyat untuk demo. Menantang rakyat bahwa mereka tidak bisa diturunkan atau dibubarkan.
Bahkan, ada salah seorang anggota DPR yang merasa bahwa tidak apa-apa menerima tunjangan besar karena mereka juga butuh uang banyak. Praktis, pernyataan ini membuat rakyat makin marah dan akhirnya terjadi demo besar beberapa hari belakangan.
Apesnya, mereka menggunakan wercok sebagai alat untuk menghentikan demo. Akhirnya, wercok dengan gas air mata membabat habis para demonstran agar bubar. Tentu saja, para demonstran tidak menyerah. Hingga hal memilukan pun terjadi. Seorang abang ojol meninggal dilindas mobil rantis wercok. Sebuah adegan yang dulu hanya bisa saya saksikan di Israel dan Palestina.
Sontak, reaksi kemarahan publik pun meledak. Tidak hanya warga biasa, tapi juga para artis yang menyuarakan kemarahan dan keprihatinan ata tragedi memilukan ini. Bagaimana tidak, pelindasan yang dilakukan terekam jelas dan membuat ngilu. Walau pihak wercok sudah melarang siaran langsung saat demo, tetap saja berbagai video tetap menyebar luas. Pembatasan jaringan yang dilakukan juga tak menyurutkan perlawanan.
Uniknya, banyak wercok yang seakan menantang masyarakat dan mereka malah menganggap diri sebagai korban. Padahal, sudah jelas di video siapa yang melakukan tindakan keji dengan melindas abang ojol yang tidak bersalah.
Ada seorang wercok yang bahkan membuat story untuk melindas pendemo. Saat diingatkan, ia malah menantang balik dan tanpa merasa bersalah. Bagaimana ia begitu lantang membesarkan api yang sudah terbakar hebat?
Saat rakyat mulai marah, maka apapun bisa terjadi. Kalau tahun kemarin mahasiswa yang bergerak dan itu sering diolok-olok, kini angin berbalik. Sebagian rakyat sudah sangat jengkel dan muak. Terlebih, selama setahun belakangan ini, hidup dan kondisi ekonomi makin sulit. Bukan tambah maju tapi malah mundur ke belakang.
Kita lihat saja apakah kejadian 1998 kembali terulang atau tidak. Yang jelas, sudah saatnya kita bergerak melawan demi kemerdekaan yang 10 tahun terakhir ini terenggut.