Beberapa Alasan Tidak Suka Naik Kereta Api Malam Hari

Ilustrasi

Naik kereta api memang kini jauh lebih nyaman.

Tidak ada pedagang asongan, waktu perjalanan yang pasti, hingga berbagai keunggulan dibandingkan moda transportasi lainnya seperti bus. Kereta api memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi para penggunanya. Terlebih, bagi mereka yang baru pertama kali melakukan perjalanan keluar kota.

Namun, secara pribadi, saya menghindari perjalanan kereta api saat malam hari. Memang, saya sangat senang naik kereta api. Perjalanan yang saya lakukan hampir sebagian besar saya lakukan saat pagi, siang, atau sore hari. Saat ini, saya jarang sekali naik kereta api lebih dari 4 jam saat malam hari. Mengapa saya tak lagi melakukannya?


Ada beberapa alasan yang mendasarinya. Ada beberapa hal yang membuat saya kini lebih memilih bus dibandingkan kereta api.

Pertama, saya selalu naik kereta api kelas ekonomi.


Harga tiket kereta api yang makin mahal membuat saya hanya bisa membeli tiket kelas ekonomi. Itu pun tiket kelas PSO atau subsidi atau ekonomi premium dengan harga promo. Sebelum 2019, saya masih kuat membeli tiket kelas bisnis atau eksekutif. Saat ini, saya hampir mustahil membeli keduanya karena harganya makin tidak terjangkau.

Suasana kelas ekonomi premium

Dengan menaiki kereta api kelas ekonomi, terutama ekonomi PSO, praktis saya harus duduk dengan tegak. Posisi tegak ini membuat saya tidak bisa tidur dengan nyaman. Saya tidak bisa terlelap dan akhirnya terjaga sepanjang perjalanan. Badan jadi sakit semua dan akhirnya saya sering merasa pegal pada pagi harinya.


Kedua, suara announcer yang mengganggu


Menaiki kereta api, berarti kita juga harus siap mendengarkan suara announcer atau pengumuman setiap kereta api berhenti di stasiun. Tujuan pengumuman ini bagus dan memang harus ada karena sebagai pengingat penumpang yang akan turun. Apalagi, kini PT KAI memberikan sanksi tegas bagi penumpang yang turun melebihi stasiun yang semestinya. Makanya, tiap kereta api, apapun kelasnya pasti ada suara announcer.

Apesnya, suara announcer ini bagi saya sangat mengganggu. Bagaimana tidak, baru saja bisa tidur beberapa saat, eh tiba-tiba terdengar suara announcer. Baru tidur lagi suara tersebut kembali saya dengar. Tidur saya pun jadi patah-patah dan tidak bisa nyenyak. Sebagai langkah anitisipasi, biasanya saya minum antimo dan menyumpal telinga saya dengan headset.

Ketiga, tidak dapat service makan

Selain kelas luxury dan kelas sultan lain, perjalanan kereta api tidak termasuk makan dan minum. Bahkan kelas eksekutif dengan harga di atas 500 ribu pun tak dapat konsumsi. Apalagi kelas ekonomi yang sudah pasti tidak akan mendapatkannya.

Demi apa harga teh hangat sekarang 17 ribu

Berbeda halnya dengan bus, walau harga tiketnya lebih murah dari kereta api, tetapi penumpang masih dapat servis makan. Adanya servis makan ini penting sebagai pengganjal perut jika kita datang terlalu pagi dan tidak sempat sarapan. Mau membeli makan di dalam kereta duh rasanya sudah tak terjangkau. Bayangkan, harga nasi goreng dalam kereta sekarang sudah mencapai 40 ribu rupiah. Uang sebanyak itu bisa dibuat 2 kali makan dan 1 kali jajan kan?

Keempat, fasilitas bantal dan selimut yang terbatas

Jika naik kereta api kelas eksekutif, penumpang masih dapat bantal dan selimut. Namun, jika naik kereta api kelas ekonomi, maka kedua fasilitas tadi harus disewa. Malangnya, fasilitas ini makin menipis. Penumpang harus memesan di aplikasi KAI Access. Nantinya, kedua benda tersebut akan diantarkan oleh prami atau prama. Jika tidak lewat aplikasi sebenarnya masih bisa hanya saja seringnya barangnya sudah habis.

Tanpa dua benda ini, rasanya susah sekali untuk terlelap. Berbeda halnya dengan bus, dengan harga tiket yang juga lebih murah, penumpang sudah mendapat fasilitas keduanya. Ditambah adanya legres, maka saya bisa langsung molor sepanjang perjalanan. Sampai-sampai eh sudah berada di pool. Badan pun bisa istirahat dengan nyaman.

Sebenarnya, prefrensi naik kereta api atau bus malam hari berbeda setiap orang. Kalau saat ini sih, jujur saya lebih memilih bus. Dengan harga lebih murah, saya bisa mendapatkan fasilitas lebih banyak.

1 Comments

  1. aku baru tau kalo malem gak dapat makan, kirain bisa buat pas sarapan

    ReplyDelete
Sebelumnya Selanjutnya