![]() |
| Mama Lela memeluk Mak Tun setelah bermimpi buruk |
Teka-teki episode terbaru Mama Lela mengenai nasib Mak Tun yang dikabarkan meninggal dunia terjawab sudah.
Pada episode Senin (15/06/2026) kemarin, memang diceritakan Mak Tun meninggal dunia. Adegan dibuka dengan Mama Lela, Pak RT, dan Tohir yang saling berbincang soal kepergian Mak Tun yang mendadak. Dengan latar rumah Mak Tun yang sudah digarisi police line, mereka saling mengatakan bahwa mereka sangat kaget. Tak menyangka karena Mak Tun pergi selamanya secara tiba-tiba.
Dari cerita yang terbangun, Mak Tun tiba-tiba saja jatuh seperti terkena serangan jantung. Ia lalu meninggal dunia tak lama kemudian. Proses pemakaman Mak Tun pun dilakukan cukup cepat karena keluarganya di desa tak ada yang hadir. Hanya Gilang anaknya dan Ratna sang keponakan yang ada di dekatnya.
Cerita pun berlanjut dengan Luluk yang takut digentayangi arwah Mak Tun serta Rosa yang ikut menyiapkan pengajian untuk Mak Tun. Ada juga cerita kocak Bulan, Akbar, dan Wawan yang memberanikan diri masuk ke rumah Mak Tun untuk mengambil barang dagangan Mak Tun yang tersisa. Walau adegan ini menurut saya cukup dipaksakan, tetapi melihat ketiganya takut rasanya saya ngakak juga.
Kedatangan Susi dan barok yang kaget karena Mak Tun tiba-tiba meninggal dunia juga menjadi bumbu episode kali ini. Susi yang selama hidupnya sering bertengkar dengan Mak Tun merasa amat bersalah. Ia terpukul tidak sempat meminta maaf pada Mak Tun. Mereka berdua pun akhirnya berziarah ke makam Mak Tun.
Saat berbagai persiapan untuk melakukan pengajian dilakukan, tiba-tiba saja adegan berubah menjadi Mama Lela yang terbangun dari tidurnya. Rupanya semua kisah tadi hanyalah mimpi dari Mama Lela.
Yah….penonton kecewa….
Walau saya termasuk penonton yang tidak yakin bahwa Mak Tun akan meninggal dunia, tetap saja saya kecewa. Mengapa yang bermimpi Mama Lela bukan Mak Tun? Paling tidak, kalau yang bermimpi adalah Mak Tun, maka ia bisa berubah jadi lebih baik.
Paling tidak, dari mimpi yang ia alami, ia bisa berpikir dan merenungi kelakuannya yang super duper menjengkelkan. Satu kelakuan yang benar-benar menjengkelkan adalah senang membalik omongan. Walau ia sudah jelas-jelas salah, ia tidak mau mengakui kesalahannya dan malah menimpakan kesalahan pada orang lain di sekitarnya.
Perilaku ini amat sangat mudah kita jumpai di kehidupan sehari-hari. Bagaimana kita dengan mudah mendapatkan video di berbagai sosial media orang-orang yang ngegas padahal salah. Ketika mereka diberi tahu dan diluruskan, eh malah tantrum. Makanya, saya salut sama penggambaran sosok Mak Tun ini. Mencerminkan sekali dengan karakter orang Indonesia.
Di sisi lain, saya penasaran dengan kelanjutan serial Mama Lela ini. Apakah Mak Tun makin menjengkelkan dan gemar mengatakan zoleeeeeeem? Apakah Susi tetap kaya atau jatuh miskin lagi gara-gara arisan yang gagal?
Dua cerita ini yang begitu saya tunggu karena benar-benar menggambarkan kondisi orang Indonesia. Untuk Susi, saya penasaran apakah ia tetap baik hati saat jatuh miskin atau malah budreg seperti dahulu kala.
Kita tunggu saja ya jalan ceritanya.
PS: Yang engga ngikutin cerita Mama Lela bisa diskip ya.
