Begini Cara Naik Suroboyo Bus dan Trans Semanggi Suroboyo dari Stasiun Wonokromo, Stasiun Surabaya Gubeng, Stasiun Surabaya Pasar Turi, dan Stasiun Surabaya Kota


Cara naik Suroboyo Bus dan Trans Semanggi ke Stasiun Gubeng
Trans Semanggi Suroboyo

Menaiki transportasi umum dari stasiun di Kota Surabaya tidak banyak dilakukan oleh banyak penumpang.

Alasannya, banyak penumpang yang tak memiliki waktu luang dan dikejar dengan berbagai urusan. Tak hanya itu, barang bawaan yang dibawa terlalu banyak juga menjadi alasan para penumpang yang baru turun dari stasiun lebih memilih mengorder ojek online, baik motor maupun mobil.

Alasan lain belum banyaknya penumpang yang menggunakan transportasi umum dari stasiun di Surabaya adalah belum adanya konektivitas yang tepat antara moda kereta api dengan moda transportasi lain seperti bus, angkot, atau moda lain. Berbeda dengan Jakarta atau Solo yang integrasi transportasi umumnya sudah cukup baik, Surabaya masih jauh tertinggal. Belum ada moda transportasi pendukung yang bisa diandalkan adalah masalah yang belum terselesaikan.

Baca juga: Per 1 Mei 2022, Penumpang Dilarang Membayar dengan Sampah Botol Plastik di Dalam Bus

Tidak hanya itu, belum adanya petunjuk informasi yang jelas di stasiun-stasiun Surabaya mengenai transportasi lanjutan membuat penumpang kereta enggan naik transportasi umum. Masalah waktu ngetem transportasi umum konvensional seperti angkot juga malah membuat penumpang ogah. Mengorder ojek online adalah solusi yang bis dilakukan begitu turun dari kereta dan sampai di Surabaya.

Namun, jika dipikir lebih dalam lagi, jika penumpang mengorder ojek online dengan harapan mendapat harga wajar, tentu mereka harus berjalan dulu keluar dari stasiun. Adanya larangan menaikkan penumpang di stasiun membuat mereka harus melakukannya. Zona merah alias daerah larangan tersebut harus dipatuhi agar tidak terjadi gesekan antara angkutan konvensional dengan angkutan berbasis aplikasi.

Padahal, jika mau, para penumpang yang baru turun dari kereta di stasiun-stasiun Surabaya bisa memanfaatkan moda transportasi Teman Bus Trans Semanggi Suroboyo dan Suroboyo Bus. Keduanya menjadi salah inisiator transportasi umum yang bisa diandalkan karena nyaman dan murah. Kedunya juga melintasi beberapa wilayah dekat stasiun di Surabaya. Meski harus berjalan kaki, menaiki transportasi umum seperti Trans Semanggi Suroboyo atau Suroboyo Bus juga bisa menghemat pengeluaran.

Kalau sama-sama harus jalan kaki dari stasiun untuk menghindari zona merah, lebih baik naik Suroboyo Bus atau Trans Semanggi Suroboyo saja. Lalu, bagaimana cara bisa mencapai halte terdekat dan naik kedua moda transportasi umum di Surabaya tersebut? Berikut caranya.

Cara Naik Suroboyo Bus dan Trans Semanggi dari Stasiun Wonokromo

Stasiun Wonokromo merupakan stasiun pemeberhentian kelas ekonomi di bagian selatan Kota Surabaya. Stasiun ini menjadi jujugan masyarakat Surabaya yang akan naik kereta lokal dan jarak jauh. Stasiun Wonokromo berada di seberang dari DTC Wonokromo.

Untuk naik Suroboyo Bus atau Trans Semanggi Suroboyo kita bisa naik angkot dulu kea rah Terminal Joyoboyo. Salah satu rute angkot yang melewati Stasiun Wonokromo adalah angkot jurusan F. Angkot ini akan membawa kita menuju Terminal Joyoboyo. Dari Terminal Joyoboyo, kita juga bisa langsung naik Suroboyo Bus rute Rajawali atau rute Yono Soewoyo ke arah PTC. 


Kalau kita ingin berbelanja dan makan dulu di DTC Wonokromo, caranya pun sama dengan naik angkot dulu ke Terminal Joyoboyo. Tempat ngetem angkot berada di lobi barat DTC Wonokromo jadi kita tidak perlu berjalan kaki jauh. Intinya, jika kita turun dari Stasiun Wonokromo, maka tujuan kita adalah Terminal Joyoboyo.

Baca juga: Mau Jalan-Jalan ke Mall di Surabaya Naik Suroboyo Bus dan Trans Semanggi? Simak Rutenya...

Sebenarnya, kita bisa jalan kaki jika kuat ke terminal tersebut. Kalau saya sih, dengan kondisi panasnya Surabaya yang begitu terik, maka opsi ini saya hindari. Semoga saja ke depannya Pemkot Surabaya bisa segera membangun semacam skywalk seperti di Jakarta agar integrasi antar moda transportasi di kota ini bisa berjalan lancar. Katanya sih proyek ini juga akan dikaji untuk menghubungkan Terminal Joyoboyo dengan Stasiun Wonokromo.

Cara Naik Suroboyo Bus dan Trans Semanggi dari Stasiun Surabaya Gubeng

Perlu diketahui, Stasiun Surabaya Gubeng memiliki dua pintu, yakni pintu lama dan pintu baru. Pintu lama berada di sebelah barat sedangkan pintu baru berada di sebelah timur. Pintu lama berdekatan dengan beberapa kawasan penting seperti Monumen Kapal Selam, Delta Plaza, dan beberapa bangunan hotel.

Jika ingin naik Suroboyo Bus dan Trans Semanggi Suroboyo dari Stasiun Gubeng pintu lama, maka kita harus berjalan ke arah Jalan Pemuda atau Delta Plaza. Kita bisa naik Trans Semanggi Suroboyo dari Halte Pemuda yang berada tepat di seberang Delta Plaza. Nantinya, jika ingin oper ke Suroboyo Bus, kita bisa turun di Halte Panglima Sudirman (Pangsud). Opsi ini bisa diambil jika kita ingin jalan-jalan ke Monumen Kapal Selam atau Delta Plaza karena jarak halte dari stasiun cukup jauh yakni sekitar 800 meter.


Jika naik Suroboyo Bus dan Trans Semanggi Suroboyo dari Stasiun Gubeng pintu baru, maka kita bisa berjalan ke arah kantor PDAM Surabaya yang berada di Jalan Dr. Maestopo. Setelah berjalan ke kantor ini, maka kita bisa melanjutkan perjalanan ke depan SMAN 4. Sekolah ini bersebelahan dengan kantor tersebut. 

Baca juga: Yuk Kenali Fitur Cek Posisi Bus dan Lainnya di Aplikasi Go-Bis Suroboyo Bus

Halte Trans Semanggi Suroboyo berada di depan sekolah tersebut. Perlu diketahui, arah Trans Semanggi Suroboyo yang melintas adalah arah ke Unesa bukan ke ITS. Jika ingin ke arah ITS, maka kita harus menyeberang terlebih dahulu ke halte di sisi sebaliknya. Jarak halte dengan stasiun cukup dekat yakni 400 meter saja. Daripada mengorder ojek online yang sama-sama jalan kaki gua menghindari zona merah, lebih baik naik angkutan umum kan?

Cara Naik Suroboyo Bus dan Trans Semanggi dari Stasiun Surabaya Pasar Turi

Dari Stasiun Surabaya Pasar Turi, kita bisa naik Suroboyo Bus di Halte Pirngadi. Halte ini bisa diakses dengan berjalan kaki melalui Jalan Raden Saleh dengan jarak sekitar 500 meter. Siapkan stamina juga jika ingin naik Suroboyo Bus dari stasiun ini.


Halte Pirngadi ini hanya dilewati oleh Suroboyo Bus rute Rajawali dan Bungurasih. Bus akan menuju ke arah Rajawali dan kemudian kembali lagi ke arah Jalan Tunjungan sebelum meneruskan perjalanan ke Terminal Bungurasih. Jadi, kalau ingin pergi ke Terminal Bungurasih dari Stasiun Surabaya Pasar Turi, maka opsi ini bisa diambil.

Cara Naik Suroboyo Bus dan Trans Semanggi dari Stasiun Surabaya Kota (Stasiun Semut)

Stasiun Surabaya Kota kini hanya melayani keberangkatan kereta api lokal yang berada di Daerah Operasi 8 Surabaya. Seluruh keberangkatan kereta api jarak jauh kini sudah dimulai dari Stasiun Surabaya Gubeng. Stasiun ini berada dekat dengan Tugu Pahlawan.


Jika ingin naik Suroboyo Bus dari Stasiun Surabaya Kota, maka kita harus berjalan kaki ke Halte Tugu Pahlawan. Halte ini berada di Jalan Pahlawan yang bisa dilewati melalui Jalan Kebun Rojo. Jarak dari Stasiun Surabaya Kota (Stasiun Semut) menuju Halte Tugu Pahlawan hanya 400 meter saja. Tidak jauh bukan? Suroboyo Bus yang melalui halte ini adalah Suroboyo Bus yang menuju ke arah Jalan Tunjungan dan Terminal Bungurasih.

Itulah beberapa cara naik Suroboyo Bus dan Trans Semanggi Suroboyo. Semoga saja ke depannya akan banyak lagi rute keduanya agar bisa menjangkau lebih baik lagi.

7 Comments

  1. Tengkiuuu ulasannya Mas, saya yang sering wara wiri di Sby bahkan belum tahu loh, bahkan saya yakin, banyak banget warga Surabaya yang belum tahu moda transportasi umum yang nyaman ini, karena memang masih kurang ya penjelasan tentang ini.

    Dulu, saya bahkan bingung soal Suroboyo Bus, saya tanya di akun medsosnya, nggak dibalas dong, jadinya memang harus cari tahu sendiri.

    Saya pengen nyobain naik busnya keliling Surabaya nih, biar tahu rute-rutenya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak semoga saja banyak masyarakat yang mau menggunakan transportasi umum ini ya dari Stasiun

      Delete
  2. Transportasi bus yang nyaman ini. Mantap. Jadi kangen Surabaya. Tahun '80-an akhir pernah tinggal di Wonokromo, meski tidak lama. Makasih banyak ulasannya ya, Mas.

    ReplyDelete
  3. Surabaya keren ih, trans-nya udah kaya Jakarta saja. Mudah-mudahan suatu saat bisa pelesiran ke Ibu kota Jawa Timur pakai bus atau transnya

    ReplyDelete
  4. Duh ..., kalau saya pelaku perjalanan begini mungkin tak bisa pulang. He he he ... Semoga hoby Mas Akram jalan-jalan tetap tersalur sepanjang masa. Di samping untuk konten, kepuasan batin tentu lebih utama. Selamat pagi. Salam sehat untuk keluarga di sana

    ReplyDelete
Next Post Previous Post